ALIRAN SESAT •••GAFATAR•••

🚠🌳⛽️
----------
Ⓜ️ RASUL BARU TERSEBUT AL MASIH AL MAW'UD
(MENYINGKAP KESESATAN AL-QIYADAH AL-ISLAMIYAH)*

✍ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Faruq Ayip Syafrudin hafidzahullah

Sebuah ‘agama’ baru telah lahir di Indonesia. Nabinya orang Indonesia, kitabnya juga berbahasa Indonesia. Yang bikin bingung, namanya berbau Islam namun ajarannya Kristen. Sebuah upaya pemurtadan?

Al-Qiyadah Al-Islamiyah adalah sebuah gerakan yang memiliki pemahaman bahwa kini telah ada orang yang diutus sebagai rasul Allah. Orang yang dimaksud, menurut kelompok ini, adalah Al-Masih Al-Maw’ud. Dia dilantik menjadi rasul Allah pada 23 Juli 2006 di Gunung Bunder (Bogor, Jawa Barat). Itu terjadi setelah sebelumnya Al-Masih Al-Maw’ud bertahannuts dan pada malam ketigapuluh tujuh, tiga hari menjelang hari keempatpuluh bertahannuts, dirinya bermimpi dilantik dan diangkat menjadi rasul Allah disaksikan para sahabatnya.

Katanya, “Aku Al-Masih Al-Maw’ud menjadi syahid Allah bagi kalian, orang-orang yang mengimaniku… Selanjutnya bagi kaum mukmin yang mengimaniku agar menjadi syahid tentang kerasulanku kepada seluruh umat manusia di bumi Allah ini, seperti halnya murid-murid Yesus, tatkalah Yesus berbicara kepada murid-muridnya maka murid-muridnya itu segera melaksanakan perintahnya.” (Ruhul Qudus yang turun kepada Al-Masih Al-Maw’ud, edisi I, Februari 2007, oleh Michael Muhdats, hal. 178)

◾️ Selain itu, kelompok ini memiliki pemahaman tidak ada ketentuan untuk menunaikan shalat wajib lima waktu.

◾️Orang-orang yang tidak sepaham dengan mereka dinyatakan sebagai orang-orang musyrik.

◾️Mereka menolak hadits-hadits shahih yang berasal dari Nabi Shallallaahu 'alaihi Wasallam dan mencukupkan diri hanya pada Al-Qur`an. Itupun dengan penafsiran (pada ayat-ayat Al-Qur`an tersebut) berdasar ra`yu (akal) mereka, terutama akal Al-Masih Al-Maw’ud. Tanpa kaidah-kaidah penafsiran yang baku sebagaimana dipahami para ulama dari kalangan salafush shalih.

◾️Mereka memiliki lafadz syahadatain tidak seperti yang diikrarkan dan diyakini kaum muslimin. Lafadznya berbunyi: “Aku bersaksi bahwa tiada yang hak untuk diibadahi kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa anda Al-Masih Al-Maw’ud adalah utusan Allah.” (idem, hal. 191)

Bila seseorang melakukan ibadah tanpa mengikuti rasul setelah Muhammad, yaitu Al-Masih Al-Maw’ud, maka tidak akan diterima ibadahnya. (idem, hal. 175)

◾️Bagi mereka, Islam yang sekarang ini sudah tidak sempurna. Mereka berkeyakinan bahwa ajaran yang dibawa Moses, Yesus, dan Ahmad adalah sama karena memiliki sumber ajaran yang sama pula (dari Allah). Bahkan kata mereka, di dalam ajaran Islam ada konsep trinitas sebagaimana dalam ajaran Kristen. Mereka tidak segan-segan untuk menyatakan: “Sebetulnya ajaran Yesus sama dengan ajaran Islam.”

Para anggota kelompoknya pun diberi atribut nama yang berbau Kristen, Selengkapnya di..... bit.ly/1Rj8wqt

__________________
🚇 MODUS PENYEBARAN AJARAN AL-QIYADAH AL-ISLAMIYAH

❶ Para da’inya biasanya membawa Al-Qur`an ke mana-mana. Mereka memulai diskusi dengan membahas bencana yang terjadi. Juga membuka ayat-ayat Al-Qur`an tentang adzab dan musibah.
❷ Mereka mendatangi target ke rumah, tempat kos, kampus maupun kontrakan. Kemudian mereka mengajak berdiskusi tentang masalah agama dan Al-Qur`an. Jika target tertarik, maka akan diajak ikut pengajian mereka.
❸ Biasanya mereka menyatakan diri bahwa mereka bukan organisasi, bukan aliran, bukan firqah, dan bukan pula teroris. Mereka hanya Islam.
❹ Jika dengan cara mengajak diskusi agama tidak berhasil, mereka akan mengajak diskusi masalah ilmu dunia, seperti pelajaran sekolah, kuliah, atau seputar teknologi.

Wallahu a’lam.

🌐 Sumber: http://bit.ly/1Rj8nmJ

)* Wajah baru Al-Qiyadah Al-Islamiyyah adalah GAFATAR (Gerakan Fajar Nusantara)

•••••••
➦ #gafatar #alqiyadah #qiyadah_islamiyyah #fajar_nusantara #ahmad_mushaddeq
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
💾  JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀  www.alfawaaid.net

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI :

CIRI CIRI AD DABBAH

KESESATAN ZAKIR NAIK