Meniti Jejak Salafus Shaleh

Post Page Advertisement [Top]

⚪️🔴AMALKAN YANG TERBAIK🔴⚪️

☀️⛅️AMALAN DI HARI JUM’AT☀️🌥

🌕Berkata Syaikh Sholih Al fauzan :

ومن خصائص يوم الجمعة: قراءة سورة الكهف في يومه؛ فقد ثبت عن النبي صلى الله عليه وسلم: "من قرأ سورة الكهف يوم الجمعة؛ سطع له نور من تحت قدمه إلى عنان السماء، يضيء به يوم القيامة، وغفر له ما بين الجمعتين"، رواه الحاكم والبيهقي.

🌠Dan dari bentuk kekhususan hari Jum’at  adalah pembacaan surat Al Kahfi pada hari Jum’at ; Telah shohih dari Nabi Sholallahu ‘alahi wa sallam : “ Barang siapa yang membaca Surat Al Kahfi pada hari jumat,akan memancar dari bawah telapak kakinya cahaya sampai ke awan yg ada dilangit, yang akan meneranginya pada hari kiamat dan diampuni baginya apa yg ada diantara dua jum’at (HR Al Hakim dan Baihaqi )

📚(Al Mulakhos Al Fiqhiy Hal 118 dar ibnul jauzi)

✒️Ditulis oleh : Ustadz Abu Khuzaimah Al Fadanji Hafizhahullah

🕚(Padang 22 Shofar 1437 H, Des 2015)

🌐📡https://telegram.me/silsilatussholihin

🔸🔹قناة سلسلة الصالحين🔹🔸
○●○●○●○
🔰 Silsilah Fatawa Fiqih Jumat 🔰
————————————————
🔘 WAKTU DISYARIATKANNYA MANDI JUMAT.
————————————————
🎓 Fadhilatus syaikh Al-'Allamah 'Ubaid Al-Jabiri حفظه الله تعالى :

✒️__ PERTANYAAN:

Apakah dibenarkan aku mandi untuk mandi jumat setelah fajar sebelum terbitnya matahari atau harus setelah terbit?

🔏 JAWABAN:

☝🏼️ Yang tampak bagiku bahwa (perbuatan) ini tidaklah benar, karena Nabi ﷺ di dalam sebuah hadits yang shahih menyebutkan beberapa waktu yang berbeda-beda pahala padanya sehingga beliau bersabda:

«من اغتسل يوم الجمعة ثم راح في الساعة الأولى فكأنما قرب بدنه..» إلى آخره.

"Barangsiapa mandi pada hari jumat kemudian dia pergi pada waktu pertama maka dia seakan-akan mengorbankan seekor unta..." [hingga akhir hadits].

✋🏻 Manusia tidaklah pergi untuk sholat jumat setelah sholat fajar maka hendaklah mandi engkau dilakukan di waktu di mana manusia pergi.
              —○●※●○—
🌐 Sumber Artikel:
المصدر : http://ar.miraath.net/fatwah/8899
————————————————
من فتاوى الجمعة
لفضيلة الشيخ عبيد الجابري حفظه الله
والتي ألقيت عبر موقع ميراث الأنبياء

السؤال:
يقول السائل: هل يصحُّ أن أغتسل لغسل الجمعة بعد الفجر قبل شروق الشمس أم لابد منه من بعد الشروق؟

الجواب:
الذي يظهرُ لي أنَّ هذا ليس بسديد، لأنَّ النبيَّ- صلَّى الله عليه وسلَّم- في الحديث الصَّحيح ذكر ساعات يتفاوتُ فيها الأجر فقال: ((من اغتسل يوم الجمعة ثم راح في الساعة الأولى فكأنما قرَّب بدنه..)) إلى آخره.

والناس لا يذهبون لصلاة الجمعة بعد الفجر، فليكن اغتسالُك في الوقت الذي يذهبُ فيه النَّاس .

المصدر : http://ar.miraath.net/fatwah/8899

✏️__ Alih Bahasa: Muhammad Sholehuddin Abu 'Abduh عَفَا اللّٰهُ عَنْهُ.
————————————————
🌏 WA Ahlus Sunnah Karawang | www.ahlussunnahkarawang.com
🏠💺✔️
■◎■◎■◎■
💠SILSILAH FATAWA FIQHIYYAH💠

💺🔊MANA YANG LEBIH UTAMA, DUDUK DI UJUNG SHAF PERTAMA ATAU DI TENGAH SHAF KEDUA (DI HADAPAN KHATIB) PADA HARI JUM'AT?

🔸asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah

📮Pertanyaan :
Apabila seseorang masuk ke masjid pada hari jum'at dan ia mendapati celah pada ujung shaf pertama. Apakah lebih utama untuk duduk pada shaf kedua, yang dekat dengan (di hadapan) imam ataukah di ujung shaf pertama?

🔏Jawaban :
✔️🔸Apabila ia bisa mendengar khutbah, seperti di masjid yang padanya pengeras suara dan tidak ada yang samar baginya dari khutbah.
Maka duduk di shaf yang pertama lebih utama, tanpa keraguan.

🚧Adapun ketika dia tidak bisa mendengar khutbah, maka duduk di hadapan imam (khatib) lebih utama.
👉Yang demikian dikarenakan mendengarkan khutbah hukumnya WAJIB.
Sementara mendapatkan shaf pertama sunnah.

⏰🔊Dan sekarang -walhamdulillah- kebanyakan dari masjid-masjid yang ada, menggunakan pengeras suara.

🚪Sumber : Silsilah Liqaat Bab al Maftuh (Liqa 124)

■◎■◎■◎■
🔰🌠Forum Salafy Purbalingga
○●○●○●○
🔰 Silsilah Fatawa Fiqih Jumat 🔰
————————————————
🔘 HUKUM SHOLAT TAHIYYATUL MASJID.
————————————————
🎓 Fadhilatus syaikh Ibnu Al-'Utsaimin رحمه الله تعالى :

✒️__ PERTANYAAN:

Fadhilatus syaikh: Apakah meninggalkan tahiyyatul masjid sebuah kemungkaran? Dan apakah wajib atasku untuk aku perintahkan orang yang meninggalkan tahiyyatul masjid agar melakukan sholat 2 roka'at?

🔏 JAWABAN:

☝🏼️ Meninggalkan tahiyyatul masjid sebuah kemungkaran menurut pendapat sebagian ulama yang mengatakan: bahwa tahiyyatul masjid adalah wajib, dan pendapat ini kuat sekali, dia memiliki sudut pandang (yang bagus); karena seseorang pernah masuk masjid di hari jumat dalam keadaan Nabi ﷺ berkhutbah kepada manusia kemudian orang itu duduk, maka Nabi ﷺ berkata kepadanya: "Apakah engkau telah menunaikan sholat?" Dia menjawab: tidak, beliau bersabda:

«قم فصلّ ركعتين وتجوز فيهما»

"Berdirilah dan sholatlah 2 roka'at dan persingkatlah pada keduanya."

👉🏼 maka Nabi ﷺ memutuskan khutbahnya untuk berbicara dengan orang ini, dan memerintahkan orang tersebut juga untuk sholat dan apabila dia melakukan sholat tentu nantinya dia akan tersibukkan dari mendengar khutbah, dan telah maklum bahwa mendengarkan khutbah adalah wajib,

☝🏻️ Berkata orang-orang yang mewajibkan tahiyyatul masjid: dan tidaklah ada yang dibolehkan menyibukkan diri dari suatu kewajiban melainkan dengan kewajiban,

✋🏻 dan apabila engkau melihat seseorang masuk masjid dan duduk maka katakan kepadanya: apakah engkau telah sholat? Maka apabila dia mengatakan: iya, maka selesai perkara, (namun) jika dia menjawab: aku tidak dalam keadaan bersuci maka selesai perkara; karena orang tersebut bukan orang yang ditargetkan dalam pembicaraan dengan sholat yaitu karena dia tidak dalam keadaan berwudhu,

👉🏼 apabila dia mengatakan: sesungguhnya dia memiliki wudhu namun tidak sholat, maka engkau katakan kepadanya: berdirilah dan sholatlah 2 roka'at; agar engkau tidak terjatuh ke dalam perbuatan dosa, karena orang-orang yang berpendapat akan wajibnya sholat tahiyyatul masjid menilai bahwa apabila seseorang meninggalkan sholat tahiyyatul masjid maka dia berdosa.
               —○●※●○—

📔 Silsilah Al-Liqo As-Syahri > Al-Liqo As-Syahri [35].

🔉 Audio dapat didengar di:
http://zadgroup.net/bnothemen/upload/ftawamp3/mm_035_11.mp3
————————————————
حكم تحية المسجد

السؤال:

فضيلة الشيخ: هل ترك تحية المسجد منكر؟ وهل يجب عليَّ أن آمر من ترك تحية المسجد أن يصلي ركعتين؟

الجواب:

ترك تحية المسجد منكر على رأي بعض العلماء الذين يقولون: إن تحية المسجد واجبة، وهذا القول قوي جداً له وجهة نظر؛ لأن رجلاً دخل المسجد يوم الجمعة والنبي -صلى الله عليه وسلم- يخطب الناس فجلس، فقال له النبي -صلى الله عليه وسلم-: «أصليت؟» قال: لا، قال: «قم فصلِّ ركعتين وتجوز فيهما» فقطع النبي -صلى الله عليه وسلم- خطبته ليكلم هذا الرجل، وأمره أيضاً أن يصلي وإذا كان يصلي سوف يتشاغل عن سماع الخطبة، ومعلوم أن الاستماع إلى الخطبة واجب، قال الذين يوجبون تحية المسجد: ولا يشتغل عن واجب إلا بواجب، فإذا رأيت شخصاً دخل المسجد وجلس قل له: هل صليت؟ فإذا قال: نعم، انتهى الأمر، إذا قال: لست على طهارة انتهى الأمر؛ لأنه لا يتوجه إليه الخطاب بالصلاة وهو على غير وضوء، إذا قال: إنه على وضوء ولم يصل، تقول له: قم فصل ركعتين؛ لئلا تقع في الإثم، لأن القائلين بوجوب صلاة تحية المسجد يرون أنه إذا تركها الإنسان فإنه آثم.

المصدر: سلسلة اللقاء الشهري > اللقاء الشهري [35]

الصلاة > صلاة التطوع

رابط المقطع الصوتي
http://zadgroup.net/bnothemen/upload/ftawamp3/mm_035_11.mp3

✏️__ Alih Bahasa: Muhammad Sholehuddin Abu 'Abduh عَفَا اللّٰهُ عَنْهُ.
————————————————
🌏 WA Ahlus Sunnah Karawang | www.ahlussunnahkarawang.com
Hukum Membangunkan Orang yang Tidur Ketika Khutbah Jum'at.

📝 Asy-Syaikh Abdul 'Aziz bin Baz - رحمه الله - :

Pertanyaan :

"Sebagian orang tertidur ketika khutbah jum'at, apakah ketika kami membangunkan mereka maka (pahala jum'at) kami sia-sia dan tidak ada jum'at baginya ?"

Jawab :

"Disukai/disunnahkan membangunkannya dengan perbuatan, bukan dengan ucapan, karena berbicara pada saat khutbah tidak diperbolehkan.

Berdasarkan sabda Nabi ﷺ :

إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ يَوْمَ الْجُمْعَةِ: (أَنْصِتْ) وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ

“Jika kamu berkata kepada temanmu, “Diamlah” sementara imam sedang berkhutbah di hari jumat, sungguh ia telah berbuat sia-sia.”
(Muttafaqun ‘alaihi).

Nabi ﷺ tetap menyebutnya dengan perbuatan yang sia-sia walaupun dia ber-amar ma'ruf (dengan membangunkan orang yang tidur,-pen),

ini menunjukkan akan wajibnya diam dan diharamkannya berbicara ketika khutbah berlangsung.

Wallahul muwaffiq.

📚 Al Majmu' Fatawa wal Maqalàt Syaikh bin Baz 30/252

-🔴 حكم إيقاظ النائم أثناء الخطبة؟

السؤال:

بعض الناس ينامون أثناء خطبة الجمعة فهل لو أيقظناهم نكون ممن لغى فلا جمعة له؟

الجواب:

يستحب إيقاظهم بالفعل لا بالكلام.. لأن الكلام في وقت الخطبة لا يجوز .
لقول النبي صلى الله عليه وسلم :
(( إذا قلت لصاحبك أنصت يوم الجمعة والإمام يخطب فقد لغوت )). متفق على صحته،
وسماه النبي صلى الله عليه وسلم لاغيًا مع أنه آمر بالمعروف.
فدل ذلك على وجوب الإنصات وتحريم الكلام حال الخطبة ،
والله الموفق.

- - الشيخ عبدالعزيز بن بازرحمه الله 📕 (مجموع30/252).
➖➖➖➖➖➖
🔵 جزى الله خيرا من  قرأها وساعدنا على نشرها 🔵

✍•••📮 WA SaLaM
http://telegram.me/salafymakassar
www.salafymakassar.net

—----------☆ ※💡※ ☆ —----------
⛵🚡 BAGI YANG AKAN BERANGKAT SHALAT JUM'AT

🔺 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah
-----------------------

❓🚠 Pertanyaan : Apa sajakah sunnahnya yang semestinya dikerjakan oleh orang yang mau berangkat shalat jum'at?

🗓 Jawab:
▪Disunnahkan baginya untuk membersihkan diri dan memakai wewangian. Berdasarkan Sabda Nabi 'alaihish Shalatu was Salam, "Tidaklah seseorang mandi pada hari Jum'at dan membersihkan diri
sesuai kemampuannya, memakai minyak dari minyaknya, atau menggunakan wewangian dari wewangian yang ada di rumahnya, lalu dia berangkat (ke masjid) tidak memisahkan antara dua orang (yang duduk di masjid), kemudian di shalat sesuai kemampuannya, kemudian dia diam apabila imam berkhutbah; kecuali dia akan diampuni dosa-dosanya yang terjadi antara hari itu dengan jum'at lainnya."

Disunnahkan pula memaikai bajunya yang terbaik. Karena dulu Nabi shallallahu alai wa sallam menyiapkan bajunya yang terbaik untuk (menerima) para utusan dan untuk hari Jum'at.

🌅 Disunnahkan juga berangkat ke shalat Jum'at lebih awal. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam, "Barangsiapa mandi hari Jum'at kemudian berangkat pada waktu pertama, maka dia seperti seorang yang berqurban seekor onta. Barangsiapa yang berangkat pada waktu kedua, maka dia seperti berqurban seekor sapi. Barangsiapa yang berangkat pada waktu ketiga, maka seperti berqurban dengan seekor kambing. Barangsiapa yang berangkat pada waktu kelima, maka seperti berqurban seekor ayam. Dan barangsiapa berangkat pada waktu kelima, maka seperti berqurban sebutir telur." al-Hadits.

✅ Disunnahkan pula berangkat ke masjid dengan berjalan. Karena sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam, " ...dan berjalan kaki, tidak naik kendaraan.". Juga, karena dengan berjalan maka dengan setiap langkahnya diangkat derajatnya dan dihapus satu kesalahan darinya.

🔑 Disunnahkan pula untuk mendekat kepada imam. Berdasarkan sabda Nabi, "Hendaklah yang ada di belakangku seorang yang memilki sikap tenang dan bijak."

🔍 Disunnahkan pula mandi sebagaimana mandi janabah. Ada yang berpendapat wajib, dan itu adalah pendapat yang kuat. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam, "Mandi Jum'at itu WAJIB atas setiap orang yang sudah baligh."

_________
📚 Sumber : Majmu Fatawa wa Rasa'il asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin, jilid ke-16. Kitab Shalat al-Jumu'ah

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya

~~~~~~~~~~~~~~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon tidak menggunakan emoticon dalam menulis komentar, Barakallahu fiikum.

Bottom Ad [Post Page]

| Original Designed by Colorlib | Design Retouched by AI Project