BAJU SEORANG MUSLIM - 2

👕👞🕌 BAJU SEORANG MUSLIM

▶ Sifat & Bentuk Tidak Boleh Menyelisihi Syari’at”.

👕Laki-laki dilarang memakai pakaian syuhroh (ketenaran), yang menyerupai  orang kafir atau orang fasiq .

🖋 Maksud syuhroh adalah:

“Sebuah pakaian yang dimaksudkan untuk popularitas/terkenal dengan pakaian- nya baik
🍂 dalam warna ,
🍂bentuk,
🍂 jenis,
🍂dan kemewahannya” 

🏔Dari sahabat Ibnu Umar  .   Rasulullah Bersabda :

مَنْ لَبِسَ ثَوْبَ شُهْرَةٍ فِي الدُّنْيَا،أَلْبَسَهُ اللَّهُ ثَوْبَ مَذَلَّةٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، ثُمَّ أَلْهَبَ فِيهِ نَارًا

“Barang siapa yang memakai baju ketenaran di dunia maka Allah akan memakaikan padanya pakaian kehinaan di hari kiamat, kemudian dia dilempar- kan ke neraka. “

(H.R. Ibnu Majah no. 3607 & dihasankan oleh Syeikh Al-Albany Rahimahullah)

🏳Laki-laki dilarang isbal
ISBAL yaitu : Pakaian yang menjulur melebihi  mata kaki baik sarung atau pun celana pada kaum laki-laki.

🔘 Dari sahabat Abi hurairoh,

Rasulullah bersabda :

لاَ يَنْظُرُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِلَى مِنْ جَرَّ إِزَارَهُ بطَرًا

“Pada hari kiamat nanti Allah tidak akan melihat kepada seseorang yang        menjulurkan kainnya (di bawah mata kaki) karena sombong “.

(H.R.  Bukhori no. 5788)

▶ Bukan Dari Bahan Yang Diharamkan

🌺 Diharamkan bagi kaum laki-laki mengenakan sutra dan emas, dalam bentuk apapun.

🎙Dari sahabat Hudzaifah Ibnul Yaman berkata  :

نَهَنَا انَّبِيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ أنْ نَشْرَبَ فِيْ أنِيَةِ
اذَهَبَ وَالْفِضَةِ, وَأنْ نَأكُلُ فِيْهَا, وَعَنْ لُبْسِ
الخَرِيْرِ وَادِيْبَاجِ, وَأنْ نَجْلِسَ عَلَيْهِ                

“Nabi melarang kami untuk minum dari bejana yang terbuat dari emas dan perak serta makan darinya dan dari memakai sutra dan dibaj (jenis sutra) dan duduk di atasnya“. (H.R. Bukhori 5837)

❌⛔ Tidak Boleh Ada Unsur Pengaggungan Terhadap Orang-orang Kafir

🎓 Pakaian laki-laki muslim tidak boleh terdapat gambar makhluk bernyawa, dan juga syi’ar-syi’ar orang kafir, seperti nama-nama pemain bola mereka, club-club olahraga, grup musik mereka dan yang semisalnya.

🍃 Semua itu adalah dalam rangka menjauhi budaya mereka. Karena dengan memakai baju yang bertuliskan nama-nama orang kafir, secara tidak langsung kita berarti mengagungkan mereka, dan ikut mempromosikan budaya mereka di kalangan kaum muslimin, yang mana itu semua dapat menimbulkan kecintaan dan juga kebanggaan  pada mereka.

❗Umat muslim Juga wajib menghindari pakaian yang terdapat tulisan-tulisan yang keji dan mungkar.

📽 Maka jelaslah contoh yang paling baik adalah meniru cara berpakaian Rasulullah dengan pakaian yang islami, tidak ketat dan tidak menyelisihi hukum Allah.

🔎Demikian lah para pembaca yang budiman, yang benar datangnya dari Allah semata, kekhilafan adalah dari  kami penulis buletin ini. Jika ada kekeliruan mohon diluruskan.

⛵Semoga Allah     senantiasa memberi kita petunjuk jalan yang lurus.
Allahu a’lam bishowab.
Semoga bermanfaat.
 

                     Selesai edisi 2

-------(nantikan edisi berikutnya)-------

❗❗❗Dapatkan artikel artikel dari grup-grup /channel salafiyin di www.salafymedia.com atau join http://bit.ly/salafymedia

📝 Artikel ini dikutip dari : http://bit.ly/buletinannajiyah ⬅ Silahkan KLIK dan JOIN

📫 Keterangan : Buletin ini di bagikan cuma cuma / gratis / cukup mengganti biaya operasionalnya.

💬💎 Silahkan yang ingin andil dalam penyebarannya untuk menghubungi bagian sirkulasi di nomor 0812-5955-9964 atau bisa juga di nomor 0853-1193-0102

#tholibulilmicikarang #buletinannajiyah
____________________________
almuwahhidiin.salafymedia.com
📚 طالب العلم جيكارنج

⛳ Dipublikasikan pada :
Jum'at 14 Rajab 1437H/22 April 2016M Jam 06.50 Wib

----------------- (04) -----------------

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI :

CIRI CIRI AD DABBAH

KESESATAN ZAKIR NAIK