SHALAT BERJAMA'AH DI MASJID - 3

➖➖➖➖➖➖➖➖
SHALAT BERJAMA'AH DIMASJID,  WAJIBKAH❓
➖➖➖➖➖➖➖➖
Bagian 3⃣

🏹 AKIBAT YANG JELEK BAGI ORANG YANG TIDAK MEMENUHI PANGGILAN SUJUD

▪Dari dalil dalil yang menunjukkan atas wajibnya shalat berjama'ah adalah apa yang telah dijelaskan oleh Allah Ta'ala dari jeleknya akibat orang yang tidak memenuhi/menjawab panggilan untuk sujud. Allah Berfirman: Pada hari betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud maka mereka tidak mampu (untuk sujud). (Dalam keadaan) pandangan mereka tunduk kebawah lagi diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu (didunia) diseru untuk bersujud dan mereka dalam keadaan sejahtera. (Al Qalam: 42-43).

▪Yang dimaksud dengan seruan untuk sujud adalah seruan untuk melaksanakan shalat berjama'ah. Berkata Turjumanul Qur'an 'Abdullah bin 'Abbas Rodhiyallohu 'anhu dalam menafsirkan ayat ini : Mereka mendengar adzan dan panggilan untuk shalat tetapi mereka tidak menjawabnya (Ruhul Ma'ani 29/36).
▪Dan sungguh tidak hanya seorang dari salafnya ummat ini yang menguatkan tafsiran ini, Atas dasar inilah.Berkata Ka'ab al Ahbar: Demi Allah tidaklah ayat ini diturunkan kecuali terhadap orang orang yang menyelisihi dari (shalat) berjama'ah. (Tafsir Al Baghawiy 4/283, zadul masir 8/342 dan tafsir Al Qurthubiy 18/251).
▪️Telah berkata Sai'd bin Jubair Rodhiyallohu 'anhu : mereka mendengar (Panggilan) Hayya 'alal falaah tetapi tidak memenuhi paanggilan tersebut. (tafsir Al Qurthubiy 18/151 dan Ruhul Ma'ani 29/36).
▪Berkata Ibrahim An Nakho'iy Rohimahullah: Yaitu mereka diseru dengan adzan dan iqomah tetapi mereka enggan (Memenuhi panggilan tersebut). (Ibid).
▪Berkata Ibrahim At Taimiy Rohimahullah : Yakni (mereka diseru) kepada shalat yang wajib dengan adzan dan iqomah. (Tafsir Al Baghawiy 4/283).
▪Dan sejumlah Ahli tafsir  telah menjelaskan juga bahwasannya dalam ayat ini terdapat ancaman bagi orang yang meninggalkan shalat berjama'ah. Atas dasar/jalan ini berkata Al Hafizh Ibnul Jauziy Rohimahullah : Dan dalam ayat ini terdapat ancaman bagi orang yang meninggalkan shalat berjama'ah. (Zadul Masir 8/342).

▪Berkata Al Imam Fakhrurraziy Rohimahullah (tentang ayat): Dan sungguh mereka pada waktu didunia telah diseru untuk sujud sedang mereka dalam keadaan sejahtera. (Al Qalam:43), yakni ketika mereka diseru kepada shalat shalat (yang wajib) dengan adzan dan iqamah sedang mereka dalam keadaan sejahtera, mampu untuk melaksanakan shalat. Dalam ayat ini terdapat ancaman terhadap orang yang duduk (Tidak menghadiri) dari shalat berjama'ah dan tidak memenuhi panggilan mu'adzdzin sampai ditegakkan nya iqomah shalat berjama'ah. (At Tafsirul Kabir 30/96).
▪Dan Berkata Al imam ibnul Qoyyim Rohimahullah : Dan telah berlalu dari salafush shalih tentang firman Allah Ta'ala: Dan Sesungguhnya mereka pada waktu didunia telah diseru untuk sujud sedang mereka dalam keadaan sejahtera (Al qalam :43), yaitu ucapan mu'adzdzin: Hayya 'alash Sholaah Hayya 'alal Falaah.
▪Dan ini merupakan dalil yang dibangun diatas dua perkara.
Yang pertama: bahwasannya Memenuhi panggilan itu adalah wajib.
Yang kedua: Tidak bisa memenuhi panggilan tersebut kecuali dengan hadir dalam shalat berjama'ah.
Hal tersebut diatas (kewajiban shalat berjama'ah dimasjid) adalah yang telah dipahami oleh golongan yang paling 'alim dari ummat ini dan yang paling fahamnya yaitu dari kalangan para sahabat Radhiyallahu 'anhum. (Ibnul Qoyyim, kitabush shalah hal.65).

Bersambung...

➖➖➖➖➖➖➖➖
📋 Sumber, Buletin Al Wala' wal Bara' Bandung Edisi ke 38 tahun ke 1- 05 september 2003 M/08 rajab 1434H.
📊 klik join chanel telegram ⬇
🌠 http://bit.ly/FadhlulIslam
🌍 www.salafymedia.com
📡 Publikasi:
📚 WA Fadhlul Islam Bandung
➖➖➖➖➖➖➖➖

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI :

CIRI CIRI AD DABBAH

KESESATAN ZAKIR NAIK