SHALAT BERJAMAAH DI MASJID

➖➖➖➖➖➖➖➖
SHALAT BERJAMA'AH DI MASJID, WAJIBKAH❓
➖➖➖➖➖➖➖➖
Bagian 1⃣

▪ Shalat berjama'ah adalah termasuk dari sunnah, yaitu jalan dan petunjuknya Rasulullah Sholallohu 'Alaihi Wasallam dan para sahabatnya. Rasulullah Sholallohu 'Alaihi Wasallam dan para sahabatnya selalu melaksanakannya, tidak pernah meninggalkannya kecuali jika ada 'udzur yang syar'i. Bahkan ketika Rasulullah Sholallohu 'Alaihi Wasallam sakit pun beliau tetap melaksanakan shalat berjama'ah di masjid dan ketika sakitnya semakin parah beliau memerintahkan Abu Bakr Rodhiyallohu 'anhu untuk mengimami para sahabatnya. Para sahabat pun bahkan ada yang dipapah oleh dua orang karena sakit untuk melaksanakan shalat berjama'ah dimasjid. Kalau kita membaca dan memperhatikan dengan sebaik baiknya Al Qur an, As Sunnah serta pendapat dan amalan salafush shalih maka kita akan mendapati bahwa dalil dalil tersebut menjelaskan kepada kita akan wajibnya shalat berjama'ah dimasjid. Diantara dalil dalil tersebut adalah :

1.Perintah Allah Ta'ala ruku bersama orang orang yang ruku'.

▪Dari Dalil yang menunjukkan wajibnya shalat berjama'ah adalah firman Allah Ta'ala. Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat serta Ruku'lah bersama orang orang yang ruku' (Al Baqaroh:43).
▪Berkata Al Imam Abu Bakr Al Kasaniy Al Hanafiy ketika menjelaskan wajibnya melaksanakan shalat berjama'ah: Adapun dalil dari Al Kitab adalah Firman Nya : Dan ruku'lah bersama orang orang yang ruku' (Al Baqarah:43), Allah Ta'ala memerintahkan ruku' bersama sama orang orang yang ruku', yang demikian itu dengan bergabung dalam ruku' maka ini merupakan perintah menegakkan shalat berjama'ah. Mutlaqnya perintah menunjukkan wajib mengamalkannya. (Bada'i ush shana'i fi Tartibisy Syara'i 1/155 dan kitabush shalah hal.66).

2.Perintah melaksanakan shalat berjama'ah dalam keadaan takut.

▪Tidaklah di perintah melaksanakan shalat berjama'ah dalam keadaan biasa saja, Bahkan Allah telah memerintahkannya hingga dalam keadaan takut. Allah berfirman: Dan apabila kamu berada ditengah tengah mereka (sahabatmu) lalu kamu hendak mendirikan shalat bersama sama mereka, maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri (Shalat) besertamu dan menyandang senjata..(An Nisa: 102).
▪Maka apabila Allah ta'ala telah memerintahkan untuk melaksanakan shalat berjama'ah dalam keadaan takut maka dalam keadaan aman lebih ditekankan lagi (kewajibannya). Dalam masalah ini berkata Al Imam Ibnul Mundzir. Ketika Allah memerintahkan shalat berjama'ah dalam keadaan takut menunjukkan dalam keadaan aman lebih wajib lagi (Al Ausath fi Sunan wal Ijma' wal Ikhtilaf 4/135, Ma'alimus sunan karya Al Khithabiy 1/160 dan Al Mughniy 3/5).

Bersambung...

➖➖➖➖➖➖➖➖
📋 Sumber, Al Wala' wal Bara' Edisi ke 38 Tahun ke 1- 05 september 2003/08 rajab 1424 H.
🕸 klik Join telegram ⬇
🌠 http://bit.ly/FadhlulIslam
🌍 www.salafymedia.com
📡 Publikasi :
📚 WA Fadhlul Islam Bandung
➖➖➖➖➖➖➖➖

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI :

CIRI CIRI AD DABBAH

KESESATAN ZAKIR NAIK