Langsung ke konten utama

SHALAT DI MASJID YANG ADA KUBURANNYA

💥💡📢⚠ HUKUM SHALAT DI MASJID YANG ADA KUBURANNYA?

📪 Pertanyaan: Bagaimana hukum shalat di masjid yang ada kuburannya?

🔐 Jawaban: Shalat di dalam masjid yang ada kuburannya itu ada dua keadaan:

👉🏻1. Yang pertama:  Kuburannya itu lebih dulu daripada masjidnya, yang mana masjidnya itu dibangun di atas kuburan. Maka yang wajib adalah masjid ini ditinggalkan dan tidak shalat disana. Dan bagi orang yang membangunnya mesti merobohkannya. Jika ia tidak melakukannya maka wajib bagi penguasa Muslimin untuk merobohkannya.

👉🏻2. Masjidnya itu lebih dahulu daripada kuburannya, dalam artian mayitnya dikubur di dalam masjid setelah masjidnya terbangun. Maka wajib kuburnya digali dan mayitnya dikeluarkan darinya, dan dikuburkan bersama manusia (pemakaman umum). Dan adapun masjidnya maka boleh shalat di dalamnya, dengan syarat selama kuburnya tidak berada di muka orang yang shalat, karena Nabi shallallahu'alaihi wasallam melarang dari shalat menghadap kuburan.

✋🏻 Adapun kuburan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang masuk areal masjid Nabawi:

☝🏻1. Maka sudah diketahui bahwasanya masjid Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam dibangun  sebelum beliau meninggal dalam keadaan tidak dibangun di atas kuburan.

✌🏻2. Dan sudah diketahui bersama juga, bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam itu tidak dikubur di dalamnya. Hanya saja beliau dikubur di rumah beliau yang terpisah dari masjid. Dan di zaman Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik ia menulis surat kepada gubernur Madinah yaitu Umar bin Abdul Aziz pada tahun 88 H untuk memugar masjid Nabawi, dan menambah luas masjid hingga kamar-kamar istri-istri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Lalu Umar bin Abdul Aziz mengumpulkan Tokoh-tokoh,  para Fuqaha dan Ahli Al-Quran dan membacakan surat Amirul mukminin Al-Walid kepada mereka. Maka merekapun merasa keberatan atas hal itu. Mereka berkata:  Biarkan saja seperti ini lebih mengundang ibrah (pelajaran). Dan dikisahkan kalau Said bin Musayyib itu mengingkari dimasukannya kamar Aisyah ke dalam perluasan masjid. Sepertinya beliau takut kalau kubur (Nabi) akan dijadikan sebagai masjid. Maka Umar menulis surat berisi demikian kepada Al-Walid. Lalu Al-Walid membalasnya dan  memerintahkan untuk malaksanakan perintahnya. Maka Umar tidak mampu menolaknya.

💡 Maka engkau lihat, sesungguhnya kubur Nabi shallallahu 'alaihi wasallam itu tidak diletakkan di Masjid Nabawi, dan Masjid Nabawi juga tidak dibangun diatas kuburan beliau. Maka tidak ada hujjah bagi orang yang berdalil untuk mengubur mayit di masjid-masjid, atau membangun masjid di atas kuburan.

✊🏻 Dan sungguh telah tsabit kalau Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda:  "Laknat Allah atas yahudi dan nasrani karena mereka menjadikan kubur-kubur nabi mereka menjdi masjid-masjid."

💎 Beliau mengucapkan hal itu tatkala hendak meninggal sebagai tahdzir (peringatan) untuk umat beliau dari apa yang mereka (ahli kitab) perbuat.

🔥 Dan tatkala Ummu Salamah radhiyallahu 'anha menyebutkan gereja yang ia lihat di negeri Habasyah dan gambar-gambar yang ada padanya, beliau berkata:  "Mereka ini jika mati seorang yang shalih atau hamba yang shalih diantara mereka, mereka membangun masjid (tempt ibadah) di atas kuburnya. Mereka itulah sejelek-jelek makhluk di sisi Allah."

📃 Dan dari Ibnu Masud radhiyallahu'anhu sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata:  "Sesungguhnya sejelek-jelek manusia di sisi Allah itu adalah orang yang bertemu hari kiamat dalam keadaan mereka masih hidup dan mereka yang menjadikan kubur-kubur sebagai masjid-masjid."
(Dikeluarkan oleh Imam Ahmad dengan sanad yang bagus)

Maka seorang mukmin tidak akan ridha akan menempuh jalannya orang-orang yahudi dan nasrani tidak pula menjadi sejelek-jelek makhluk.

📚 Majmu' Fatawa wa Rasaa'il Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin jilid 12 bab Ijtinab An-Najasah.

🌐 Kunjungi ||http://forumsalafy.net/hukum-shalat-di-masjid-yang-ada-kuburannya/
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI :

ITTIBA'US SALAF:
📋URUTAN ULAMA KIBAR DITINJAU DARI SISI UMUR/USIA (yang masih hidup di zaman sekarang) :
1⃣Asy Syaikh Hasan bin Abdul Wahhab Marzuq Al Banna. [Lahir 1344 H / 1923 M. Usia 94 tahun.]2⃣Asy Syaikh Sholih Al Luhaidan. [Lahir 1350  H / 1929 M -- Usia 88 Tahun.]3⃣Asy Syaikh Robi’ Al Madkhali. [Lahir 1351 H / 1930 M -- Usia 87 Tahun.]4⃣Asy Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad. [Lahir 1353 H / 1932 M -- Usia 85 Tahun.]5⃣Asy Syaikh Sholih Al Fauzan [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]6⃣Asy Syaikh Ali bin Nashr Al Faqihi. [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]7⃣Asy Syaikh Ubaid Al Jabiri. [Lahir 1357 H / 1936 M -- Usia 81 Tahun.]📲 http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=152013Tambahan :
8⃣Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu Asy Syaikh (Mufti Umum KSA). [Lahir 1362 H / 1941 M --Usia 76 Tahun.]__________📓Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda,_"Ilmu ini Dibawa oleh Orang-orang yang Adil (para Ulama’) pada Setiap Generasi. Mereka Menghilangkan Pen…

Daurah NIKMAT DI ATAS MANHAJ SALAF

KABAR GEMBIRA

Alhamdulillah ...Dengan mengharap ridho Alloh تعالى

_Hadirilah Kajian Islam Ilmiah Ahlussunnah Wal Jama'ah - Kota SUMPIUH_

 إن شاء الله تعالى
✅ Tema: "NIKMAT DI ATAS MANHAJ SALAF"

°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
||| Pemateri : Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf حفظه الله (Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Atsar Tasikmalaya Jawa Barat)
||| Hari, Tanggal : Jum'at, 14 Sya'ban 1440 H / 19 April 2019 M
||| Waktu : 16.30 wib s/d Isya'
||| Tempat : Masjid Al Furqon Ma'had Al Ittiba' RT 04/RW 01 Dukuh Kebokura Sumpiuh Banyumas
||| Penyelenggara : Majelis Ta'lim Ittiba'us Salaf

✅ UMUM (MUSLIM & MUSLIMAH)
__________
- Telegram: https://t.me/ittibaussalafsumpiuh
- Streaming :
1. Buka situs www.ittibaussalaf.com
2. Scroll sampai bagian bawah situs
3. Pilih tab RIS lalu klik play

Informasi:
▶ Pak Giri Waluyo
Hp: 085324356324
▶ Abu Firdaus
Hp: 082138307430
•••••••••••••••••••••••••••••••


WAHAI KAUM MUSLIMIN AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH, BERDO'ALAH UNTUK KEBAIKAN ISLAM DAN NEGERI INI

Mengingatkan Ahlus Sunnah wal jama'ah, untuk banyak-banyak berdo'a demi keselamatan agama dan negeri ini dari fitnah dan petaka, Terutama pada hari-hari yang berat saat ini.
Semoga Allah menjaga dan memberikan kebaikan untuk pemerintah Indonesia.
Semoga Allah memberikan untuk negeri dan rakyat Indonesia para pemimpin yang beriman dan bertaqwa, ikhlash, jujur, amanah, serta cinta kepada Islam dan muslimin.
Gunakanlah kesempatan qiyamullail antum pada hari-hari ini khususnya untuk banyak-banyak berdo'a dan bermunajat kepada Allah, di samping pada waktu-waktu mustajabah lainnya.
Semoga kita termasuk dalam hadits berikut :
Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
«إِنَّمَا يَنْصُرُ اللَّهُ هَذِهِ الأُمَّةَ بِضَعِيفِهَا بِدَعْوَتِهِمْ وَصَلاتِهِمْ وَإِخْلاصِهِمْ» (رواه النسائي، وصححه الألباني). "Hanyalah Allah akan menolong umat ini dengan orang-orang lemah di antara mereka, yaitu dengan doa, shalat, dan keikhlasan mereka." (HR. an-Nasa'i, dishahihkan ol…
Diskusi