APA BOLEH MENGGUNAKAN JIMAT UNTUK MENANGKAL BALA'???

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
JIMAT, Benarkah Dalam Agama❓
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Bagian 4⃣

🕸. Apakah Jimat Merupakan Sebab Sebab yang Disyariatkan Untuk Menangkal Bala'❓
▪Cara menetapkan sesuatu itu sebagai sebab telah dijelaskan diatas, yaitu penetapan secara syariat atau secara alami mari kita meninjaunya dari kedua sisi ini.
▫A. Sisi Syariat.
Mengatakan atau menghukumi bahwa jimat merupakan sebab untuk menolak bala harus ada keterangan dari Allah Ta'ala dan Rasulullah Sholallohu 'alaihi Wasallam. Sementara yang kita dapati, jimat telah divonis Rasulullah Sholallohu 'alaihi Wasallam sebagai satu bentuk kesyirikan dalam riwayat Ibnu Mas'ud Rodhiyallohu 'anhu diatas. Dari sini jelas bahwa jimat dalam pandangan syariat bukan sebab. dan menjadikan sesuatu sebab yang tidak dijadikan oleh syariat sebagai sebab termasuk syirik kecil.
▫B. Sisi Alami.
Untuk mengatakan secara alami bahwa jimat bisa sebagai sebab penolak bala' harus memenuhi dua syarat sebagaimana telah disebut diatas, yakni jelas pengaruhnya dan harus langsung. Sementara jimat itu belum jelas pengaruhnya dan secara tidak langsung. Ini sangat bertentangan dengan kaidah penetapan sesuatu itu sebagai asbab.

🏹. Dari kedua tinjauan ini maka sangat jelas sekali bahwa jimat bukan sebagai sebab syar'i ataupun alami untuk menolak bala' atau Segala malapetaka.

🕸.Bentuk Bentuk Jimat.

▪Jimat kini tidak hanya sekedar dikalangan sufi dan dilakukan sembunyi sembunyi, namun telah dikomersialkan melalui iklan diberbagai media massa. Bagi orang yang ingin menjadi Jawara mesti memiliki Jimat kebal atau jimat kesaktian agar tahan bacok dan tahan peluru.
❗Bentuk jimat ini bermacam macam:
❗Ada bentuk mantra mantra,
❗Sabuk,
❗Rajah rajah,
❗atau kumpulan benda benda khusus seperti tempurung kelapa,
❗tempurung kerang yang dicor yang kemudian diletakkan didalam secarik kain dan sebagainya.

▪Sebagian pedagang juga memiliki jimat khusus yang disebut dengan penglaris dengan maksud bisa melariskan dagangan atau agar tidak terkena niat orang orang yang dengki kepadanya. Sementara sebagian peternak juga memiliki jimat tersendiri yang digantung dipintu atau pojok pojok kandang supaya tidak disentuh tangan tangan jahat atau pencuri. Begitu juga sebagian rumah rumah kaum muslimin tidak terlepas dari semua itu.

🖊. Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baz Rohimahullah Berkata didalam fatwa fatwa beliau tentang jimat (2/238):
Apabila jimat jimat itu dari,
❗nama nama jin,
❗tulang,
❗akar kayu,
❗besi besi dari paku,
❗rajah rajah,
❗atau yang sepertinya,
maka ini termasuk dari perbuatan syirik kecil dan terkadang menjadi syirik besar apabila yang menggantungkan jimat itu berkeyakinan bahwa jimat tersebut bisa menjaganya atau menyingkap penyakit yang diderita atau menolak mudharat tanpa izin Allah dan kehendak Nya.

Bersambung...

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
📋 Sumber, Asy Syariah No.14/II/1426H/2005.
🏹 klik Join telegram ⬇
📊 http://bit.ly/FadhlulIslam
🌍 www.salafymedia.com
📡 Publikasi :
📚 WA Fadhlul Islam Bandung
➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI :

CIRI CIRI AD DABBAH

KESESATAN ZAKIR NAIK