Meniti Jejak Salafus Shaleh

Post Page Advertisement [Top]


✍ Gelar-gelar Palsu

🍎 Merupakan sunnatullah (takdir Allah) bahwa kebenaran dan pembela kebenaran selalu ada musuhnya. Setan dan bala tentaranya adalah musuh kebenaran dan pembelanya, tiada henti memerangi mereka. Beragam makar dilancarkan setan, diantaranya melabeli gelar buruk kepada pembela kebenaran untuk menciptakan stigma negatif tentang mereka.

🍋 Walaupun agak dipaksakan, gelar-gelar palsu itu gencar ditebarkan dan dipromosikan kepada umat demi sebuah ambisi, yaitu agar umat menjauhi mereka (pembela kebenaran).

☝️Allahul mustaa'an!

🍇 Sejarah mencatat bagaimana manusia-manusia pilihan Allah yaitu para Nabi dan Rasul  dijuluki dengan berbagai julukan buruk oleh para penentang kebenaran dari kaum musyrikin. Tidak lain tujuan mereka untuk menjauhkan manusia dari kebenaran yang dibawa oleh para nabi tersebut.

🍓 Lihatlah julukan-julukan yang dinisbatkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau dijuluki dengan tukang sihir, penyair gila dan lainnya.

☝️ Allah ta'ala mengabadikan ucapan mereka (musyrikin) dalam tanzil-Nya:

وَعَجِبُوا أَن جَاءَهُم مُّنذِرٌ مِّنْهُمْ ۖ وَقَالَ الْكَافِرُونَ هَـٰذَا سَاحِرٌ كَذَّابٌ ﴿٤﴾

📖 Dan mereka heran karena mereka kedatangan seorang pemberi peringatan (rasul) dari kalangan mereka; dan orang-orang kafir berkata: "Ini adalah seorang ahli sihir yang banyak berdusta." (Shad: 4)

☝️ Juga firman-Nya :

وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُو آلِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَّجْنُونٍ ﴿٣٦﴾

📖 Dan mereka berkata: "Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami karena seorang penyair gila?" (ash-Shaffat)

🔎 CIRI-CIRI AHLI BATIL GEMAR MEMBERI GELAR DUSTA

🍒 Sejarah kembali berulang dimasa kita hidup sekarang ini.  Fakta yang yang tidak bisa dimungkiri bahwa tidak sedikit didapati pihak-pihak yang mengaku Islam, namun mudah  mencela kaum muslimin yang lain. Bahkan mengaku ahlussunnah (aswaja) sejati, akan tetapi gemar menyematkan julukan-julukan buruk kepada sesama muslim, padahal mereka berlepas diri darinya (celaan dan julukan tersebut).

🍋 Hanya karena sebuah  kedengkian terhadap nikmat yang dianugerahkan Allah ta'ala kepada saudaranya seislam. Atau hanya karena kekhawatiran akan ditinggal oleh massanya sehingga ia tidak dihormati dan diposisikan sebagai panutan. Atau hanya karena kelemahan dan ketidak mampuan membantah argumentasi dan hujjah pembela kebenaran  sehingga cacian dan makian dengan mudahnya keluar dari lisannya dan gelar-gelar buruk pun disematkan tanpa bukti dan alasan yang benar. Demikianlah kebiasaan ahli batil dalam memusuhi ahli hak.

💺 Berkata  Syaikh Abdurrahman bin Abdul Latif rahimahullahu:

من عادة أهل البدعة إذا أفلسوا من الحجة وضاقت بهم السبل تروجوا بعيب أهل السنة وذمهم ومدح أنفسهم

📚 "Di antara kebiasaan ahli bid'ah (ahli batil) jika mereka bangkrut (kehabisan) hujjah dan sempit jalan-jalan mereka (untuk membantah),  mulai mereka mempromosikan aib ahlussunnah dan mencerca mereka serta memuji diri-diri mereka sendiri".

•••••••••••••••••••••••••••
Majmu'ah Ittiba'us Salaf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon tidak menggunakan emoticon dalam menulis komentar, Barakallahu fiikum.

Bottom Ad [Post Page]

| Original Designed by Colorlib | Design Retouched by AI Project