JIMAT,BENARKAH DALAM AGAMA

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
JIMAT, Benarkah Dalam Agama❓
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Bagian 3⃣

🏹B. Melaksanakan Sebab Yang Disyariatkan tidak Melemahkan Keyakinan Seseorang kepada Allah Ta'ala.
▪Melaksanakan sebab yang telah disyariatkan termasuk bagian syariat. Ibnul Qoyyim Rohimahullah mangatakan: (Kesimpulannya adalah) mengugurkan (meninggalkan) sebab bukanlah termasuk ketauhidan. Bahkan melaksanakan sebab dan meletakkan sebab itu pada tempat yang telah diletakkan oleh Allah Ta'ala termasuk dari kemurnian Aqidah. Dan ucapan harus meninggalkan sebab adalah tauhidnya (Kelompok sesat) Qodariyah Jabriyah pengikut Jahm bin Shofwan dalam masalah Jabr. (Madarijus Salikin 3/495).

▪Dan meyakini sesuatu sebagai sebab padahal sesungguhnya hal itu bukan sebab, termasuk syirik kecil, Ibnul Qoyyim Rohimahullah mengatakan Melihat kepada sebab ada dua bentuk:

🖊. Syirik kepada Allah ta'ala ta'ala.

🖊. Termasuk ubudiyah dan tauhid kepada Allah Ta'ala termasuk kesyirikan menyandarkan diri kepada sebab dan tentram dengannya, meyakini bahwa sebab itu sebagai satu satunya yang bisa mewujudkan segala keinginan, dan berpaling dari menciptakan sebab itu, Yaitu Allah Ta'ala. (Madarijus Salikin 3/499).

🏹 Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Ustamin Rohimahullah berkata: Manusia dalam permasalahan sebab terbagi menjadi tiga kelompok, dua berada diujung dan satu ditengah:

▪1. Segolongan orang mengingkari sebab sebab, mereka adalah golongan yang menafikan hikmah hikmah Allah ta'ala seperti golongan Jabariyah dan Qodariyah.

▪2. Segolongan orang yang melampaui batas dalam menetapkan sebab sehingga meraka menjadikan sesuatu yang tidak disyariatkan sebagai sebab, seperti yang dilakukan mayoritas ahli khurafat dari kalangan Sufi dan selain mereka.

▪3. Orang yang mengimani adanya sebab dan segala pengaruhnya akan tetapi mereka tidak menetapkan sesuatu sebagai sebab kecuali bila telah ditetapkan oleh Allah ta'ala dan Rasul Nya, baik secara syar'i atau takdir (Inilah Golongan yang benar (Syarah kitabut Tauhid 1/205).

Bersambung...

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
📋 Sumber, Asy Syariah No.14/II/1426H/2005
🏹 klik Join telegram ⬇
📊 http://bit.ly/FadhlulIslam
🌍 www.salafymedia.com
📡 Publikasi:
📚 WA Fadhlul Islam Bandung
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI :

CIRI CIRI AD DABBAH

KESESATAN ZAKIR NAIK