Langsung ke konten utama

BERQURBAN UNTUK YANG MENINGGAL

Salafymedia.com:
~~~~~
Berqurban Untuk Yang Meninggal

💺Syaikh Muhammad bin Solih Al Utsaimin mengatakan:

"Dan hukum asal menyembelih hewan kurban adalah hak mereka yang masih hidup, ini sebagaimana tindakan Rasulullah dan para sahabatnya, mereka menyembelih hewan kurban untuk diri mereka sendiri dan untuk keluarganya

⚪ Adapun yang disangka oleh mereka yang awam dari menyembelih hewan kurban untuk orang yang telah meninggal maka ini tidak ada asalnya (dalilnya) sama sekali.

📃 Ada Tiga pembagian keadaan menyembelih hewan kurban untuk yang sudah meninggal:

1⃣ Menyembelih hewan kurban dari yang sudah meninggal sebagai pengikut untuk yang masih hidup. Contoh:
Seseorang menyembelih hewan kurban dan diniatkan untuk dirinya serta keluarganya dan diniatkan pula untuk yang masih hidup ataupun yang sudah meninggal. Dan ini yang dilakukan oleh Rasulullah, beliau menyembelih hewan kurban untuk dirinya, ahlul bait, baik yang sudah meninggal ataupun yang masih hidup.

2⃣ Menyembelih hewan kurban untuk mereka yang sudah meninggal karena melaksanakan wasiat sebelum meninggal. Dalilnya adalah firman Allah Ta'ala

فَمَنْ بَدَّلَهُ بَعْدَمَا سَمِعَهُ فَإِنَّمَا إِثْمُهُ عَلَى الَّذِينَ يُبَدِّلُونَهُ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ .

_"Maka barang siapa yang mengubah wasiat itu, setelah ia mendengarnya, maka sesungguhnya dosanya adalah bagi orang-orang yang mengubahnya. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,"_

3⃣ Menyembelih hewan kurban dari yang sudah meninggal dengan membiayayi hewan kurban tersebut dan terpisah sendiri ( bukan menjadi pengikut seperti jenis pertama) maka ini boleh, sebagaimana yang telah ditetapkan oleh ulama Hanabillah (madzab Imam Ahmad) dan pahalanya sampai kepada sang mayit dengsn mengkiaskan seperti pahala sodaqoh untuk mayit tadi.

➡  *```Tetapi kami berpendapat bahwa mengkhususkan hewan sesembelihan untuk orang yang sudah meninggal adalah BUKAN bagian dari sunnah.```*

Dikarenakan Nabi sendiri tidak pernah menyembelih hewan kurban untuk keluarga beliau yang sudah meninggal.

Beliau tidak menyembelih kurban untuk paman beliau Hamzah رضي الله عنه, dimana beliau adalah keluarga dekat beliau yang paling mulia disisi Rasulullah, tidak pula Rasul menyembelih kurban untuk anak-anak beliau yang sudah meninggal ketika Rasul masih hidup, mereka berjumlah tiga wanita yang sudah menikah dan tiga anak laki-laki.
Tidak pula beliau menyembelih untuk ibunda Khadijah, dimana beliau adalah wanita yang paling Rasul cintai.

Tidak pernah pula para sahabat menyembelih hewan kurban untuk salah satu dari keluarga mereka yang sudah meninggal.

❌ Menjadi sebuah kesalahan yang sering dilakukan kebanyakan orang, dimana mereka menyembelih kurban untuk keluarganya yang sudah meninggal dengan dua keadaan terakhir yang kita sebutkan, namun dia tidak menyembelih untuk dirinya sendiri dari hartanya.

*Seandainya mereka mengetahui apabila mereka menyembelih hewan kurban dari hartanya sendiri untuk dirinya dan keluarganya sesungguhnya itu sudah mencakup untuk keluarganya baik yang masih hidup atau yang sudah meninggal,"*

📚 [Talkhis Kitab Ahkamil Udhiyyah Wa Dzakaah (11-12)]

┄┄┉┉✽̶»̶̥🌼»̶̥✽̶┉┉┄┄
Bergabunglah bersama kami di chanel telegram pada link berikut ini
📮 http://bit.ly/penuhduniailmu
💻Untuk faedah lain kunjungi www.jendelasunnah.com
---------------------------------------
  🖼 *Jendela Sunnah* 🖼
---------------------------------------

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI :

ITTIBA'US SALAF:
📋URUTAN ULAMA KIBAR DITINJAU DARI SISI UMUR/USIA (yang masih hidup di zaman sekarang) :
1⃣Asy Syaikh Hasan bin Abdul Wahhab Marzuq Al Banna. [Lahir 1344 H / 1923 M. Usia 94 tahun.]2⃣Asy Syaikh Sholih Al Luhaidan. [Lahir 1350  H / 1929 M -- Usia 88 Tahun.]3⃣Asy Syaikh Robi’ Al Madkhali. [Lahir 1351 H / 1930 M -- Usia 87 Tahun.]4⃣Asy Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad. [Lahir 1353 H / 1932 M -- Usia 85 Tahun.]5⃣Asy Syaikh Sholih Al Fauzan [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]6⃣Asy Syaikh Ali bin Nashr Al Faqihi. [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]7⃣Asy Syaikh Ubaid Al Jabiri. [Lahir 1357 H / 1936 M -- Usia 81 Tahun.]📲 http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=152013Tambahan :
8⃣Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu Asy Syaikh (Mufti Umum KSA). [Lahir 1362 H / 1941 M --Usia 76 Tahun.]__________📓Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda,_"Ilmu ini Dibawa oleh Orang-orang yang Adil (para Ulama’) pada Setiap Generasi. Mereka Menghilangkan Pen…

Daurah NIKMAT DI ATAS MANHAJ SALAF

KABAR GEMBIRA

Alhamdulillah ...Dengan mengharap ridho Alloh تعالى

_Hadirilah Kajian Islam Ilmiah Ahlussunnah Wal Jama'ah - Kota SUMPIUH_

 إن شاء الله تعالى
✅ Tema: "NIKMAT DI ATAS MANHAJ SALAF"

°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
||| Pemateri : Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf حفظه الله (Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Atsar Tasikmalaya Jawa Barat)
||| Hari, Tanggal : Jum'at, 14 Sya'ban 1440 H / 19 April 2019 M
||| Waktu : 16.30 wib s/d Isya'
||| Tempat : Masjid Al Furqon Ma'had Al Ittiba' RT 04/RW 01 Dukuh Kebokura Sumpiuh Banyumas
||| Penyelenggara : Majelis Ta'lim Ittiba'us Salaf

✅ UMUM (MUSLIM & MUSLIMAH)
__________
- Telegram: https://t.me/ittibaussalafsumpiuh
- Streaming :
1. Buka situs www.ittibaussalaf.com
2. Scroll sampai bagian bawah situs
3. Pilih tab RIS lalu klik play

Informasi:
▶ Pak Giri Waluyo
Hp: 085324356324
▶ Abu Firdaus
Hp: 082138307430
•••••••••••••••••••••••••••••••


WAHAI KAUM MUSLIMIN AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH, BERDO'ALAH UNTUK KEBAIKAN ISLAM DAN NEGERI INI

Mengingatkan Ahlus Sunnah wal jama'ah, untuk banyak-banyak berdo'a demi keselamatan agama dan negeri ini dari fitnah dan petaka, Terutama pada hari-hari yang berat saat ini.
Semoga Allah menjaga dan memberikan kebaikan untuk pemerintah Indonesia.
Semoga Allah memberikan untuk negeri dan rakyat Indonesia para pemimpin yang beriman dan bertaqwa, ikhlash, jujur, amanah, serta cinta kepada Islam dan muslimin.
Gunakanlah kesempatan qiyamullail antum pada hari-hari ini khususnya untuk banyak-banyak berdo'a dan bermunajat kepada Allah, di samping pada waktu-waktu mustajabah lainnya.
Semoga kita termasuk dalam hadits berikut :
Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
«إِنَّمَا يَنْصُرُ اللَّهُ هَذِهِ الأُمَّةَ بِضَعِيفِهَا بِدَعْوَتِهِمْ وَصَلاتِهِمْ وَإِخْلاصِهِمْ» (رواه النسائي، وصححه الألباني). "Hanyalah Allah akan menolong umat ini dengan orang-orang lemah di antara mereka, yaitu dengan doa, shalat, dan keikhlasan mereka." (HR. an-Nasa'i, dishahihkan ol…
Diskusi