Meniti Jejak Salafus Shaleh

Post Page Advertisement [Top]

Salafymedia.com:
~~~~~~
Kepada Para Pengunjung Kota Madinah Nabawiyah (1)

#Hukum dan Adabnya

Segala puji untuk Allah Rabb semesta alam, shalawat serta salam kepada penutup para nabi, dan pemimpin anak Adam seluruhnya, dan shalawat kepada keluarganya, sahabat-sahabatnya serta orang-orang yang mengikutinya dengan baik sampai hari pembalasan. Adapun setelah itu,,

Mengunjungi kota Madinah Nabawiyah -semoga Allah menjaganya- ada adab dan hukum yang sangat banyak.

Untukmu wahai saudaraku para pembaca beberapa dari hukum dan adab yang ada dalam risalah yang ringkas ini seraya mengharap kepada Allah عزوجل untuk menerimanya dan memberikan kemanfaatan, sesungguhnya Allah Maha Dermawan Dan Mulia

🔸 *Hukum mengunjungi Madinah*
Hukumnya adalah sunnah, dimana Nabi shallallahu alaihi wasallam suka untuk shalat didalam masjid Nabawi Assyarif.

Dari Abu Hurairah رضي الله عنه bahwasanya Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:

(صلاة في مسجدي هذا أفضل من ألف صلاة فيما سواه من المساجد إلا المسجد الحرام).

Artinya: "Shalat di masjidku ini (Masjid Nabawy) lebih baik dari 1000 shalat ditempat lain kecuali di Masjidil Haram."

Dan Rasulullah mengkabarkan bahwa tidak diperbolehkan melakukan perjalanan jauh untuk suatu tempat di bumi ini dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah kecuali untuk tiga masjid saja. Dan diantara tiga masjid tersebut adalah masjid Nabawi Assyarif. Padanya ada berita namun maknanya adalah larangan dari melakukan perjalanan jauh kecuali untuk tiga masjid saja.
Dan dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:

« لا تشد الرحـال إلا إلى ثلاثة مساجد : المسجد الحرام ، ومسجدي هـذا ، والمسجد الأقصى »
Artinya:  "tidaklah suatu perjalanan (rihlah) diadakan, kecuali ke salah satu dari tiga masjid: Masjidil Haram, Masjidku ini (Masjid Nabawy), dan masjid Al Aqsha."

Dan tidak ada keharusan antara haji dan ziarah. Barang siapa yang berhaji namun tidak ziarah ke kota Madinah maka hajinya tetap sah, tidak pula berkurang pahala orang yang berhaji sedikitpun jika tidak mengunjungi kota Madinah.

Hanya saja yang sudah menjadi kebiasaan para ahli fiqih menyebutkan mengunjungi kota Madinah dalam buku-buku manasik, dikarenakan manusia mereka merasa berat jika mengkhususkan safar safar ke kota Madinah dan pentingnya mengunjungi kota Madinah dari apa yang sudah disebutkan. Maka mereka menggabungkan antara haji dan ziarah ke Madinah. Oleh karena inilah ahli fiqih mencocokkan untuk menggabungkan antara haji dan ziarah.

🔸 *Apa yang harus dilakukan ketika sampai di Kota Madinah?*
Disunnahkan bagi mereka yang sampai di kota Madinah untuk memulai shalat dua rakaat di masjid Nabawi.

Dari Ka'ab bin Malik radhiallahuanhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dahulu beliau tidaklah beliau kembali dari safar kecuali pada waktu siang hari diwaktu Dhuha, dan apabila beliau sudah kembali, beliau memulai dengan mendatangi masjid dan shalat dua rakaat didalamnya Kemudian duduk didalamnya.

Dan jika memungkinkan dan mudah, hendaknya dia shalat pada Raudhah maka ini lebih baik. Hal ini berdasarkan dalil dari Abu Hurairah, berkata Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:

مَا بَيْنَ بَيْتِي وَمِنْبَرِي رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الجَنَّةِ

Tempat yang terletak diantara rumah saya dan mimbar saya adalah salah satu di antara taman-taman surga, dan mimbar saya diatas telagaku,"  [HR. al-Bukhari]

Maka tiap kali seorang muslim bersemangat untuk melaksanakan shalat di masjid Nabawi itu lebih utama baginya dikarenakan shalat didalamnya dilipatgandakan pahalanya sebagaimana tersebut dalam hadits yang telah disebutkan.

Haddady.com

┄┄┉┉✽̶»̶̥🌼»̶̥✽̶┉┉┄┄
Bergabunglah bersama kami di chanel telegram pada link berikut ini
📮 http://bit.ly/penuhduniailmu
💻Untuk faedah lain kunjungi www.jendelasunnah.com
--------------------------------------
  🖼 *Jendela Sunnah* 🖼
--------------------------------------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon tidak menggunakan emoticon dalam menulis komentar, Barakallahu fiikum.

Bottom Ad [Post Page]

| Original Designed by Colorlib | Design Retouched by AI Project