BAI'AT BID'AH DIKALANGAN HIZBIYAH

ITTIBA'US SALAF:
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*Bai’at Bid’ah dikalangan Hizbiyah*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Bagian 1⃣

▪ *Di antara manhaj bid’ah di dalam Islam adalah apa yang dilakukan sebagian kelompok yang mengatasnamakan Islam, yang terjerumus ke dalam fitnah hizbiyyah.* _Mereka menerapkan hadits-hadits tentang bai’at, yang seharusnya dipahami sebagai kewajiban taat seorang muslim kepada pemerintahnya, namun diarahkan kepada kelompok mereka masing-masing, yang mewajibkan para pengikutnya untuk berbai’at kepada pemimpin kelompoknya. Barangsiapa yang tidak berbai’at kepadanya (pemimpin kelompok) maka dia mati jahiliah._ *Lalu dibangun di atas pemahaman ini bahwa yang dimaksud mati jahiliah adalah kafir dan keluar dari Islam.* _Sehingga yang tidak berbai’at kepada pimpinan jamaahnya dianggap kafir dan halal darahnya._
_*Kemudian, berdasarkan pemikiran ini, di antara mereka ada yang sampai kepada tingkat pemahaman menganggap halalnya mencuri atau merampas harta kaum muslimin dengan keyakinan bahwa harta mereka adalah ghanimah (harta rampasan perang milik orang kafir).*_ _Atau enggan shalat di belakangnya di masjid-masjid kaum muslimin karena menganggap bermakmum di belakang orang kafir hukumnya tidak sah._ *Bahkan sampai pada tingkatan upaya melakukan gerakan bawah tanah yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan yang sah dengan alasan bahwa pemerintahan mereka telah kafir dan tidak berhukum dengan hukum Allah, sehingga telah gugur kewajiban taat dan kewajiban berbai’at kepadanya.* _Sedangkan bai’at hanyalah diserahkan kepada pemimpin kelompoknya saja._ *Dari sinilah cikal-bakal munculnya kaum teroris Khawarij yang memorak porandakan keamanan negeri-negeri muslimin.*
_Di sisi lain, sebagian bai’at diterapkan oleh kelompok-kelompok bid’ah hizbiyyah berorientasi bukan pada pemberontakan terhadap penguasa yang sah dan melakukan tindak kekerasan._ *Namun lebih fokus kepada sikap kultus individu kepada pemimpin kelompok dan menaati seluruh ucapannya, serta menganggap bahwa seluruh ucapannya adalah benar dan tidak pernah salah.* _Ini seperti keyakinan kelompok-kelompok Shufiyah (Sufi) terhadap pemimpin dan orang yang dianggapnya sebagai wali Allah._
*Namun secara umum, bai’at-bai’at bid’ah hizbiyyah tersebut telah menanamkan pemahaman akan wajibnya taat kepada pemimpin yang dibai’at dan diharamkan menyelisihi perintah serta aturannya, karena hal itu akan menyebabkan mereka mati dengan cara mati jahiliah.* _Demikian menurut sangkaan mereka._

_*Abu Qilabah Rohimahullah berkata:*_

مَا ابْتَدَعَ قَوْمٌ بِدْعَةً إِلَّا اسْتَحَلُّوا السَّيْفَ

_“Tidaklah satu kaum melakukan satu bid’ah melainkan mereka akan menghalalkan pedang (yakni menghalalkan darah kaum muslimin, pen.).” (Syarah Ushul I’tiqad Ahlus Sunnah, Al-Lalaka’i, no. 247)_

▪ *Berikut ini, kami sebutkan beberapa kelompok sempalan yang menerapkan metode bai’at kepada para pengikutnya untuk taat kepada pemimpinnya.*

▶ *Bersambung...*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
▪ *Sumber,* _*Asy Syariah Edisi 056 19 November 2011 (ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal hafizhohullah) asysyariah.com*_
👉🏿 *Join telegram* 👇🏾
🔵 http://bit.ly/FadhlulIslam
🌍 www.salafymedia.com
📡 *Publikasi:*
📚 *WA Fadhlul Islam Bandung*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI :

CIRI CIRI AD DABBAH

KESESATAN ZAKIR NAIK