Langsung ke konten utama

QODARIYAH DAN JABRIYAH

Fadhlul Islam Bandung:
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*Qadariyah dan Jabriyah, sebagai Pemikiran*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

▪ *Melalui uraian ini, kita dapat menyimpulkan bahwa qadariyah(1) dan jabriyah(2) adalah sebuah pemikiran yang mungkin saja dimiliki individual (orang per orang).* _*Mungkin kita kesulitan untuk menemukan sebuah lembaga atau gerakan resmi yang terang-terangan mengusung paham qadariyah maupun jabriyah. Maka dari itu, setiap muslim dan muslimah haruslah waspada terhadap faktor-faktor penyebab kesesatan.*_

*Faktor Penyebab Kesesatan*
_*Ada beberapa faktor penyebab munculnya pemikiran qadariyah dan jabriyah.Di antaranya adalah:*_
▫ *1. Mengiaskan perbuatan Allah ta'ala dengan perbuatan makhluk.*
_Mereka menganggap perbuatan baik pada makhluk adalah baik pada perbuatan Allah ta'ala Mereka juga beranggapan, sesuatu yang tercela pada perbuatan makhluk berarti tercela juga pada perbuatan Allah ta'ala._ _*Menurut mereka, keadilan adalah terpuji, kezaliman adalah tercela. Lalu, mereka menafsirkan keadilan dan kezaliman yang ada pada makhluk sama berlakunya pada hak Allah ta'ala*_
_Misalnya, kemaksiatan dan kekufuran. Menurut mereka, perbuatan Allah ta'ala menciptakan kemaksiatan dan kekufuran adalah kezaliman, sebab hal itu adalah kezaliman jika dilakukan oleh manusia._
_*Syaikh Shalih Alu Syaikh berkata, “Hal ini hakikatnya merupakan faktor terbesar munculnya kesesatan dalam masalah ini (takdir dan qadha).”*_

▫ *2. Tidak dapat membedakan antara iradah syar’iyah dengan iradah kauniyah.*
_Mereka beranggapan, iradah syar’iyah dan iradah kauniyah adalah dua hal yang sama._ *Mereka mengatakan bahwa Allah tidak mencintai adanya kekufuran, maka tidak mungkin kekufuran itu dapat terjadi pada makhluknya.*

▫ *3. Memberikan ruang bagi akal dalam hal menentukan baik dan buruk.*
_*Menurut mereka, perbuatan Allah yang dinilai oleh akal baik, maka baik. Jika dinilai buruk oleh akal, perbuatan Allah tersebut pun buruk.*_

▫ *4. Membahas tentang perbuatan-perbuatan Allah, namun tidak disertai sikap tunduk dan patuh terhadap kemauan Allah.*

*Mereka selalu bertanya-tanya, “Mengapa Allah berbuat demikian?*

*Mengapa Allah melakukan hal tersebut?* *Mengapa Allah menentukan seperti ini?”*

_*Allah berfirman:*_
_“Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya, dan merekalah yang akan ditanyai.” (al-Anbiya’: 23)_

▪ *Asy-Syaikh Shalih Alu Syaikh mengatakan, “Oleh karena itu, bentuk pertanyaan ‘mengapa’ adalah sebab munculnya kesesatan kalangan jabriyah, qadariyah, serta kelompok yang ragu dan bimbang.* _Mereka mengingkari syariat, tersesat, dan terjauhkan, karena membahas tentang takdir (secara batil).”_
*(Syarah al-Aqidah ath-Thahawiyah, Shalih Alu Syaikh, hlm. 541—546)*

▪ *Hanya dengan mengembalikan kepada Al-Qur’an dan as-Sunnah serta pemahaman ulama salaf, permasalahan takdir akan menjadi terang, jelas, dan mudah. Sesungguhnya, tidak ada kemudahan dan petunjuk melainkan yang dimudahkan dan ditunjukkan Allah, Rabbul alamin.*
_Wal ‘ilmu ‘indallah._

===================
*Catatan Kaki:*

1. Paham yang meyakini manusia berdiri sendiri dalam perbuatannya, tidak ada kaitannya antara perbuatan dia dengan masyi’ah dan khalq Allah, dan mengingkari takdir.

2. Paham yang mengingkari adanya kehendak dan kemampuan pada hamba; si hamba “dipaksa” dalam perbuatannya karena telah dicatatkan takdir untuknya; si hamba ibarat kapas yang ditiup angin ke sana dan kemari.

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
📚  *Sumber,* _*25 April 2012 Asy Syariah Edisi 071 asysyariah.com*_
*(Ditulis oleh: Al-Ustadz Mukhtar Ibnu Rifai Hafizhohullohu)*
🔵 http://bit.ly/FadhlulIslam
🌍 salafymedia.com
📡 *Publikasi:*
📚 *WA Fadhlul Islam Bandung*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI :

ITTIBA'US SALAF:
📋URUTAN ULAMA KIBAR DITINJAU DARI SISI UMUR/USIA (yang masih hidup di zaman sekarang) :
1⃣Asy Syaikh Hasan bin Abdul Wahhab Marzuq Al Banna. [Lahir 1344 H / 1923 M. Usia 94 tahun.]2⃣Asy Syaikh Sholih Al Luhaidan. [Lahir 1350  H / 1929 M -- Usia 88 Tahun.]3⃣Asy Syaikh Robi’ Al Madkhali. [Lahir 1351 H / 1930 M -- Usia 87 Tahun.]4⃣Asy Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad. [Lahir 1353 H / 1932 M -- Usia 85 Tahun.]5⃣Asy Syaikh Sholih Al Fauzan [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]6⃣Asy Syaikh Ali bin Nashr Al Faqihi. [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]7⃣Asy Syaikh Ubaid Al Jabiri. [Lahir 1357 H / 1936 M -- Usia 81 Tahun.]📲 http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=152013Tambahan :
8⃣Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu Asy Syaikh (Mufti Umum KSA). [Lahir 1362 H / 1941 M --Usia 76 Tahun.]__________📓Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda,_"Ilmu ini Dibawa oleh Orang-orang yang Adil (para Ulama’) pada Setiap Generasi. Mereka Menghilangkan Pen…

Daurah NIKMAT DI ATAS MANHAJ SALAF

KABAR GEMBIRA

Alhamdulillah ...Dengan mengharap ridho Alloh تعالى

_Hadirilah Kajian Islam Ilmiah Ahlussunnah Wal Jama'ah - Kota SUMPIUH_

 إن شاء الله تعالى
✅ Tema: "NIKMAT DI ATAS MANHAJ SALAF"

°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
||| Pemateri : Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf حفظه الله (Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Atsar Tasikmalaya Jawa Barat)
||| Hari, Tanggal : Jum'at, 14 Sya'ban 1440 H / 19 April 2019 M
||| Waktu : 16.30 wib s/d Isya'
||| Tempat : Masjid Al Furqon Ma'had Al Ittiba' RT 04/RW 01 Dukuh Kebokura Sumpiuh Banyumas
||| Penyelenggara : Majelis Ta'lim Ittiba'us Salaf

✅ UMUM (MUSLIM & MUSLIMAH)
__________
- Telegram: https://t.me/ittibaussalafsumpiuh
- Streaming :
1. Buka situs www.ittibaussalaf.com
2. Scroll sampai bagian bawah situs
3. Pilih tab RIS lalu klik play

Informasi:
▶ Pak Giri Waluyo
Hp: 085324356324
▶ Abu Firdaus
Hp: 082138307430
•••••••••••••••••••••••••••••••


WAHAI KAUM MUSLIMIN AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH, BERDO'ALAH UNTUK KEBAIKAN ISLAM DAN NEGERI INI

Mengingatkan Ahlus Sunnah wal jama'ah, untuk banyak-banyak berdo'a demi keselamatan agama dan negeri ini dari fitnah dan petaka, Terutama pada hari-hari yang berat saat ini.
Semoga Allah menjaga dan memberikan kebaikan untuk pemerintah Indonesia.
Semoga Allah memberikan untuk negeri dan rakyat Indonesia para pemimpin yang beriman dan bertaqwa, ikhlash, jujur, amanah, serta cinta kepada Islam dan muslimin.
Gunakanlah kesempatan qiyamullail antum pada hari-hari ini khususnya untuk banyak-banyak berdo'a dan bermunajat kepada Allah, di samping pada waktu-waktu mustajabah lainnya.
Semoga kita termasuk dalam hadits berikut :
Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
«إِنَّمَا يَنْصُرُ اللَّهُ هَذِهِ الأُمَّةَ بِضَعِيفِهَا بِدَعْوَتِهِمْ وَصَلاتِهِمْ وَإِخْلاصِهِمْ» (رواه النسائي، وصححه الألباني). "Hanyalah Allah akan menolong umat ini dengan orang-orang lemah di antara mereka, yaitu dengan doa, shalat, dan keikhlasan mereka." (HR. an-Nasa'i, dishahihkan ol…
Diskusi