Langsung ke konten utama

SUTRAH BAGI MAKMUM SETELAH IMAM SALAM TIDAKLAH DI SYARIATKAN MAKMUM BERJALAN UNTUK MENDEKAT/MENCARI SUTRAH

ITTIBA'US SALAF:

HUKUM BERJALAN DALAM KEADAAN SHALAT UNTUK MENCARI SUTROH

Fatwa Asy-Syaikh Ibnu Baz & Asy-Syaikh Ibnu 'Utsaimin rahimahumallah.

✏ Asy-Syaikh Ibnu 'Utsaimin rahimahullah :

Makmum ketika imam telah salam, maka ia menjadi munfarid/sendirian.  Maka dalam keadaan ini -sutroh imam adalah sutroh baginya (makmum) - tidak berlaku lagi, karena si imam saat ini bukan lagi imam, ia sudah berpindah dari posisinya sebagai imam.

↪Namun setelah itu jika makmum kembali berdiri meneruskan shalat, apakah disyari’atkan bagi makmum untuk mencari sutroh? Yang nampak bagiku, TIDAK DISYARIATKAN untuk mencari sutroh. ↗Karena para sahabat Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam ketika mereka masbuk dan hendak menyelesaikan sisa shalatnya, mereka TIDAK LAGI MENCARI SUTROH. Lalu jika kita katakan bahwa sebaiknya mencari sutroh, atau bahkan wajib bagi yang berpendapat wajibnya sutroh, maka pada umumnya diperlukan melangkah dan gerakan yang tentunya tidak bisa kita bolehkan KECUALI DENGAN DALIL YANG TEGAS.
📢Maka yang nampak disini, kita katakan kepada makmum bahwa sutroh anda sudah berakhir dengan berakhirnya imam dan ANDA TIDAK PERLU MENCARI SUTROH. KARENA TIDAK ADA DALIL MENGENAI MENCARI SUTROH DI TENGAH-TENGAH SHALAT. Yang ada dalilnya adalah mencari sutroh SEBELUM mulai shalat.”

↪(Liqa Babil Maftuh, kaset no. 155, fatwa no. 16, Al Mausu'ah Asy Syamilah)

سترة الإمام سترة للمأموم أثناء الصلاة:
________________________________________
السؤال: نعلم بأن سترة الإمام سترة للمأموم، فإذا انتهى الإمام من صلاته وقام المأموم يقضي فهل تستمر سترة الإمام سترة للمأمومين، أو يكون الإمام سترة للمأموم بعد انفراده؟
________________________________________
الجواب: المأموم لما سلم الإمام صار منفرداً فلا تكون سترة الإمام سترة له حتى الإمام الآن ليس بإمام؛ لأنه انصرف وذهب عن مكانه، لكن هل يشرع للمأموم بعد ذلك إذا قام يقضي ما فاته أن يتخذ سترة؟ الذي يظهر لي: أنه لا يشرع، وأن الصحابة رضي الله عنهم إذا فاتهم شيء قضوا بدون أن يتخذوا سترة، ثم لو قلنا: بأنه يستحب أن يتخذ سترة، أو يجب على قول من يرى وجوب السترة، فإن الغالب أنه يحتاج إلى مشي وإلى حركة لا نستبيحها إلا بدليل بين، فالظاهر أن المأموم يقال له: سترة الإمام انتهت معك وأنت لا تتخذ سترة؛ لأنه لم يرد اتخاذ السترة في أثناء الصلاة، وإنما تتخذ السترة قبل البدء في الصلاة.

الموسوعة الشاملة - لقاءات الباب المفتوح - للشيخ بن عثيمين شريط رقم 155

✏ Fatwa Asy-Syaikh Bin Baz rahimahullah :

حكم من مشى خطوات من أجل السترة

أرى البعض من الشباب إذا سلم الإمام من الصلاة وبقي على هذا الشاب بعض الركعات فإنه يتقدم بعض الخطوات إلى الأمام؛ لكي يمنع المارين عن المصلين الآخرين، فهل فعله هذا صحيح، وهل خطواته تلك تبطل الصلاة؟

PERTANYAAN :
🔄Saya melihat pada sebagian pemuda jika imam shalat telah salam (selesai) dan tersisa untuk pemuda ini beberapa rakaat maka dia melangkah/berjalan beberapa langkah ke depan untuk mencegah orang yang lewat dari jamaah shalat yang lain, apakah perbuatan ini benar ? dan apakah melangkah ini membatalkan shalat ?

لا يضره إن شاء الله، خطوات يسيرة حتى يمر الناس من وراءه لا يضره ذلك إن شاء الله إن كان بقي عليه صلاة قضى، لكن كونه يبقى في مكانه ويصلي في مكانه الحمد لله، أولى من التقدم.

JAWAB :

➡Tidak memudharatkan/membatalkan shalatnya in syaa Allah. Melangkah sedikit sehingga orang-orang bisa lewat di belakang orang yang shalat, ini tidak membatalkan shalatnya, in syaa Allah. Jika masih ada raka’at yang tersisa, maka sempurnakanlah.

👉NAMUN jika ia TETAP pada tempatnya, shalat TETAP pada tempatnya, alhamdulillah, ini LEBIH UTAMA DARIPADA MELANGKAH”.

حكم من مشى خطوات من أجل السترة | - http://www.binbaz.org.sa/mat/14420

👍semoga bermanfaat !!

أخوكم،..
💥أبو بلال المكسري

 SAS
Ittiba'us Sunnah
🌹WA MANHAJ SALAF
--------------------------------------
Dipublikasikan di
Telegram Hukum-hukum, tanya jawab, channel @LilHuda
📮JOIN
📲http://bit.ly/1OsbDFp
---------------------------#pembatas

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI :

ITTIBA'US SALAF:
📋URUTAN ULAMA KIBAR DITINJAU DARI SISI UMUR/USIA (yang masih hidup di zaman sekarang) :
1⃣Asy Syaikh Hasan bin Abdul Wahhab Marzuq Al Banna. [Lahir 1344 H / 1923 M. Usia 94 tahun.]2⃣Asy Syaikh Sholih Al Luhaidan. [Lahir 1350  H / 1929 M -- Usia 88 Tahun.]3⃣Asy Syaikh Robi’ Al Madkhali. [Lahir 1351 H / 1930 M -- Usia 87 Tahun.]4⃣Asy Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad. [Lahir 1353 H / 1932 M -- Usia 85 Tahun.]5⃣Asy Syaikh Sholih Al Fauzan [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]6⃣Asy Syaikh Ali bin Nashr Al Faqihi. [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]7⃣Asy Syaikh Ubaid Al Jabiri. [Lahir 1357 H / 1936 M -- Usia 81 Tahun.]📲 http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=152013Tambahan :
8⃣Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu Asy Syaikh (Mufti Umum KSA). [Lahir 1362 H / 1941 M --Usia 76 Tahun.]__________📓Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda,_"Ilmu ini Dibawa oleh Orang-orang yang Adil (para Ulama’) pada Setiap Generasi. Mereka Menghilangkan Pen…

Daurah NIKMAT DI ATAS MANHAJ SALAF

KABAR GEMBIRA

Alhamdulillah ...Dengan mengharap ridho Alloh تعالى

_Hadirilah Kajian Islam Ilmiah Ahlussunnah Wal Jama'ah - Kota SUMPIUH_

 إن شاء الله تعالى
✅ Tema: "NIKMAT DI ATAS MANHAJ SALAF"

°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
||| Pemateri : Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf حفظه الله (Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Atsar Tasikmalaya Jawa Barat)
||| Hari, Tanggal : Jum'at, 14 Sya'ban 1440 H / 19 April 2019 M
||| Waktu : 16.30 wib s/d Isya'
||| Tempat : Masjid Al Furqon Ma'had Al Ittiba' RT 04/RW 01 Dukuh Kebokura Sumpiuh Banyumas
||| Penyelenggara : Majelis Ta'lim Ittiba'us Salaf

✅ UMUM (MUSLIM & MUSLIMAH)
__________
- Telegram: https://t.me/ittibaussalafsumpiuh
- Streaming :
1. Buka situs www.ittibaussalaf.com
2. Scroll sampai bagian bawah situs
3. Pilih tab RIS lalu klik play

Informasi:
▶ Pak Giri Waluyo
Hp: 085324356324
▶ Abu Firdaus
Hp: 082138307430
•••••••••••••••••••••••••••••••


WAHAI KAUM MUSLIMIN AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH, BERDO'ALAH UNTUK KEBAIKAN ISLAM DAN NEGERI INI

Mengingatkan Ahlus Sunnah wal jama'ah, untuk banyak-banyak berdo'a demi keselamatan agama dan negeri ini dari fitnah dan petaka, Terutama pada hari-hari yang berat saat ini.
Semoga Allah menjaga dan memberikan kebaikan untuk pemerintah Indonesia.
Semoga Allah memberikan untuk negeri dan rakyat Indonesia para pemimpin yang beriman dan bertaqwa, ikhlash, jujur, amanah, serta cinta kepada Islam dan muslimin.
Gunakanlah kesempatan qiyamullail antum pada hari-hari ini khususnya untuk banyak-banyak berdo'a dan bermunajat kepada Allah, di samping pada waktu-waktu mustajabah lainnya.
Semoga kita termasuk dalam hadits berikut :
Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
«إِنَّمَا يَنْصُرُ اللَّهُ هَذِهِ الأُمَّةَ بِضَعِيفِهَا بِدَعْوَتِهِمْ وَصَلاتِهِمْ وَإِخْلاصِهِمْ» (رواه النسائي، وصححه الألباني). "Hanyalah Allah akan menolong umat ini dengan orang-orang lemah di antara mereka, yaitu dengan doa, shalat, dan keikhlasan mereka." (HR. an-Nasa'i, dishahihkan ol…
Diskusi