Langsung ke konten utama

BAHAYA DOSA SYIRIK TINGKATAN PERTAMA

🔎🔥🔥⛔️⛔️⛔️🔥🔥🔍

💥 DOSA

▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️

🔖 Sahabat Nabi Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhu Mengisyaratkan bahwa Jumlah Dosa Besar sekitar 70-an. Al-Imam adz-Dzahaby Rahimahullah kemudian Berusaha Mengkaji Dalil-dalil dalam AlQur’an dan As-Sunnah, kemudian Merangkumnya dalam Kitab Berjudul Al-Kabaair. Ada 70 Dosa Besar yang Beliau Tuliskan, yaitu :

1.  Syirik.
2.  Membunuh jiwa yang tidak halal dibunuh.
3.  Sihir.
4.  Meninggalkan sholat wajib.
5.  Tidak berzakat padahal mampu.
6.  Berbuka di siang hari Ramadlan tanpa udzur syar’i.
7.  Tidak berhaji walaupun mampu.
8.  Durhaka kepada Orangtua.
9.  Memutuskan Silaturrahmi.
10.  Berzina.
11.  Homoseks (Liwath).
12.  Memakan riba.
13.  Memakan harta anak yatim.
14.  Berdusta atas nama Allah dan RasulNya.
15.  Lari dari medan jihad fii sabiilillah.
16.  Sombong, berbangga diri, dan ujub.
17.  Kesaksian palsu.
18.  Meminum minuman keras.
19.  Pemimpin yang menipu dan menganiaya rakyatnya.
20.  Berjudi.
21.  Menuduh orang baik melakukan zina.
22.  Ghulul (menggelapkan harta rampasan perang).
23.  Mencuri.
24.  Merampok.
25.  Sumpah palsu.
26.  Berlaku aniaya (dzhalim).
27.  Memungut pajak/ cukai.
28.  Memakan barang haram.
29.  Bunuh diri.
30.  Berdusta dalam mayoritas ucapannya.
31.  Hakim yang tidak adil.
32.  Suap-menyuap.
33.  Wanita yang menyerupai laki-laki dan laki-laki yang menyerupai wanita.
34.  Dayyuts (seseorang yang tidak memiliki sifat cemburu thd istri dan keluarganya).
35.  alMuhallil dan Muhallal lah (orang-orang yang bersepakat untuk menikahi istri yang telah ditalak tiga kemudian diceraikan lagi).
36.  Tidak menjaga tubuh dan pakaian dari percikan air kencing.
37.  Riya’ (pamer dalam ibadah).
38.  Menuntut ilmu agama untuk tujuan dunia dan menyembunyikan ilmu.
39.  Berkhianat.
40.  Mengungkit-ungkit pemberian.
41.  Mengingkari takdir.
42.  Menguping rahasia orang lain.
43.  Tukang Mengadu domba (menukil ucapan orang untuk merusak persaudaraan).
44.  Banyak melaknat.
45.  Menipu dan mengingkari janji.
46.  Membenarkan ucapan dukun dan tukang ramal.
47.  Istri durhaka kepada suami.
48.  Melukis makhluk bernyawa.
49.  Memukul wajah, menjerit, merobek pakaian (meratap) ketika terkena musibah.
50.  Al-Baghyu (bersikap sewenang-wenang terhadap orang lain).
51.  Bertindak semena-mena terhadap pihak yang lemah, budak, istri, dan binatang.
52.  Menyakiti tetangga.
53.  Menyakiti dan mencela orang-orang Islam.
54.  Menyakiti hamba Allah dan bertindak dzhalim kepada mereka.
55.  Isbal (menjulurkan kain celana, sarung, dan semisalnya hingga di bawah mata kaki bagi laki-laki).
56.  Lelaki yang memakai sutera dan emas.
57.  Budak lari dari tuannya.
58.  Menyembelih kurban dipersembahkan untuk selain Allah.
59.  Menasabkan diri kepada selain ayah kandungnya, padahal ia mengetahui.
60.  Berdebat dan bersengketa.
61.  Menahan kelebihan air bagi orang-orang yang memerlukan.
62.  Mengurangi takaran timbangan.
63.  Merasa aman dari Makar Allah (Merasa aman dan tidak khawatir suatu saat berubah menjadi kafir atau menjadi su-ul khatimah).
64.  Putus asa dari rahmat Allah.
65.  Meninggalkan sholat berjamaah 5 waktu bagi laki-laki tanpa udzur.
66.  Terus menerus meninggalkan sholat Jumat bagi laki-laki tanpa udzur.
67.  Menentukan isi surat wasiat untuk menimbulkan mudharat bagi orang lain.
68.  Makar dan tipu daya.
69.  Memata-matai orang Islam dan membeberkan rahasianya kepada musuh.
70.  Mencela salah seorang Sahabat Nabi.

🔄 3/4.., Bersambung In Syaa Allah.
=====================

📗 Dikutip dari Buku "Sukses Dunia Akhirat dengan Istighfar dan Taubat."

▶️ Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah.

=====================
✍ http://telegram.me/alistiqomah

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI

URUTAN ULAMA KIBAR DITINJAU DARI SISI UMUR/USIA (yang masih hidup di zaman sekarang) : Asy Syaikh Hasan bin Abdul Wahhab Marzuq Al Banna. [Lahir 1344 H / 1923 M. Usia 94 tahun.]Asy Syaikh Sholih Al Luhaidan. [Lahir 1350  H / 1929 M -- Usia 88 Tahun.]Asy Syaikh Robi’ Al Madkhali. [Lahir 1351 H / 1930 M -- Usia 87 Tahun.]Asy Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad. [Lahir 1353 H / 1932 M -- Usia 85 Tahun.]Asy Syaikh Sholih Al Fauzan [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]Asy Syaikh Ali bin Nashr Al Faqihi. [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]Asy Syaikh Ubaid Al Jabiri. [Lahir 1357 H / 1936 M -- Usia 81 Tahun.]
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=152013
Tambahan : Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu Asy Syaikh (Mufti Umum KSA). [Lahir 1362 H / 1941 M --Usia 76 Tahun.] _________
Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda, "Ilmu ini Dibawa oleh Orang-orang yang Adil (para Ulama’) pada Setiap Generasi. Mereka Menghilangkan Penyimpangan Makna (alQuran dan Hadits) ya…

CIRI CIRI AD DABBAH

➖➖➖➖➖➖➖➖
Ad Dabbah (Binatang Melata Yang Muncul Pada Akhir Zaman)
➖➖➖➖➖➖➖➖
Bagian 2⃣🕸 Ciri ciri Ad Dabbah.
▫Sebagian ulama menyebutkan ciri ciri ad Dabbah tersebut, namun tidak satu pun ciri ciri yang disebutkan di topang oleh dalil baik dari ayat Al Qur an maupun dari Hadits Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam Yang shahih. Maka cukuplah bagi kita untuk mengimani apa yang telah disebutkan Allah Ta'ala dan Rasul Nya tentang ad Dabbah, tanpa perlu menetapkan ciri cirinya secara mendetail, karena perkara tersebut termasuk hal ghaib yang tidak bisa diketahui dari wahyu berupa ayat al Qur an ataupun hadits Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam yang shahih.▫Al 'allamah as Sa'dy Rohimahullah berkata dalam lanjutan tafsir ayat 82 dari surat an Naml dia atas: Allah dan Rasul Nya tidaklah menyebutkan bagaimana wujud binatang melata ini, akan tetapi beliau menyebutkan dampak dan maksud dari dikeluarkannya binatang tersebut. Bahwasannya ia adalah termasuk dari tanda tanda kekuasaan A…

KITAB "MARHABAN YA THALIB AL-ILMI"

🚪⛵ مرحبا يا طالب العلم
📝 العلامة الشيخ ربيع بن هادي المدخلي حفظه الله تعالى
📇 دار الميراث النبوي📖 488 halaman💳 Rp. 188.000,-📚 Kitab “Marhaban Ya Thalib al-‘Ilmi” merupakan kumpulan ceramah-ceramah dan durus asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali, seorang ‘alim besar masa ini, yang beliau sampaikan dalam berbagai kesempatan.Dalam kitab ini terkandung :
1⃣ PERTAMA : Peletakan dasar-dasar dan penjelasan kaidah-kaidah manhajiyyah  bagi seorang penuntut ilmu. Dua hal tersebut apabila diambil dari ulama kibar maka akan bermanfaat. Sebaliknya jika itu diambil dari shighar maka akan timbul bahaya.  Sementara penulis kitab ini tidak diragukan lagi adalah seorang ‘ulama kibar.2⃣ KEDUA : Di antara kelebihan kitab ini, mengandung bantahan terhadap syubhat-syubhat.3⃣ KETIGA : Kitab ini mengandung pula ADAB-ADAB PENUNTUT ILMU :
▫ Penuntut ilmu dan keikhlasan, penuntut ilmu dan bagaimana adab-nya kepada Allah
▪ Penuntut ilmu dan Sunnah, penuntut ilmu dan bagaimana ada-nya dengan pemilik Sunnah …

RIS


Radio Ittiba'us Salaf Sumpiuh