NASEHAT MENYAMBUT TAHUN BARU HIJRIYAH

Salafy Indonesia:
✋🏻📢🌓📈 NASIHAT MENYAMBUT TAHUN BARU HIJRIYAH

✍🏻 Al-Allamah Al-Faqih Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah

اﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﺭﺏ اﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ، ﻭﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭﺃﺻﺤﺎﺑﻪ ﻭﻣﻦ ﺗﺒﻌﻬﻢ ﺑﺈﺣﺴﺎﻥ ﺇﻟﻰ ﻳﻮﻡ اﻟﺪﻳﻦ.

⭕ Amma Ba'du: Maka ini adalah pertemuan pertama yang terjadi di tahun ini, yaitu pertemuan pekanan yang diadakan setiap hari kamis, yang bertepatan tanggal empat bulan Muharram 1414 H.

✋🏻 Dan nasihat yang semestinya seorang insan menasihati dirinya dalam menghadapi tahun ini, hendaknya ia melihat apa yang ia telah tinggalkan di tahun lalu dari amalan shalih?
Dan apa yang telah ia kerjakan di dalamnya berupa amalan yang bermanfaat untuk dirinya dan bermanfaat untuk orang lain dari kalangan muslimin. Lebih-lebih seorang penuntut ilmu, karena seorang penuntut ilmu itu memiliki dua kewajiban. Kewajiban terhadap dirinya dan kewajiban terhadap orang lain.

📑 Ketika ilmu syariat itu merupkan warisan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, dan telah tetap dari beliau shallallahu alaihi wasallam bahwasanya ulama itu adalah pewaris para Nabi. Jika kita melihat kepada keadaan para Nabi dan pimpinan mereka, penutupnya para Nabi, Muhammad shalallahu alaihi wasallam,  kita mendapati kalau mereka itu senantiasa diuji dengan berbagai ujian yang bagus dalam ibadah mereka khususnya dan dalam dakwah mereka mengajak manusia kepada al-haq.

☝🏻 Sungguh Nabi shallallahu alaihi wasallam adalah manusia yang paling bertaqwa yang paling takut kepada Rabbnya. Dalam kadaan beliau shalat malam sampai pecah-pecah dua kaki beliau sampai bengkak dikarenakan panjangnya berdirinya. Maka beliau ditanya akan hal itu dan dikatakan pada beliau: "Sesungguhnya Allah telah mengampuni dosa anda yang telah lalu dan yang akan datang." maka beliau menjawab:  "Tidakkah saya menjadi hamba yang bersyukur?"

🌻 Dan di medan dakwah di jalan Allah, beliau shallallahu alaihi wasallam mendakwahi kaumnya kepada tauhid dan peribadatan hanya kepada-Nya (Allah semata). Maka beliau mendapati gangguan dari mereka, sampai mereka pernah melemparkan kotoran onta ke punggung beliau tatkala beliau sedang sujud di Baitullah, dan mereka terus memusuhi beliau seperti yang Allah Ta'ala terangkan dalam firmanNya:

⭕ "Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) berbuat makar terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu." (QS. Al-Anfal 30)

✊🏻 Dan perdebatan diantara mereka (Musyrikin Quraisy) berputar dalam tiga perkara ini: Memenjarakan (Nabi), membunuhnya atau mengusirnya. Maka Allah Azza wa Jalla mengijinkan beliau untuk keluar berhijrah dari Mekkah ke Madinah. Dan Allahpun menolong beliau menghadapi mereka, sehingga beliau bisa kembali lagi setelah delapan tahun ke Mekkah dalam keadaan menaklukannya mendapatkan pertolongan dan kemenangan.Segala puji milik Allah.

📢 Maka saya katakan: Sesungguhnya atas penuntut ilmu itu ada dua kewajiban.

⏭ Yang pertama kewajiban terhadap diri mereka.
⏭ Yang kedua: Kewajiban terhadap selain mereka dari kalangan manusia.

🌺 Hendaknya para penuntut ilmu mengajari mereka, membimbing mereka, mengajak mereka ke jalan Allah. Menjelaskan kepada mereka al-haq yang dibawa oleh Al-Kitab dan As-Sunnah dari apa yang telah mereka pelajari dari ustadz-ustadz mereka. Dengan apa yang telah mereka pelajari dari kitab-kitab, dengan apa yang mereka telah dengarkan dari kaset-kaset yang bersumber dari orang yang ilmunya terpercaya.

👋🏻 Tidak ragu lagi, bahwasanya menyebarkan ilmu itu merupakan sebab kataatan kepada Allah Ta'ala sebagaimana yang sudah makruf. Karena seorang itu yang datang kepada suatu kaum menyampaikan ceramah atau nasihat yang terarah lalu manusia terpecah. Dan terkadang mereka memahami apa yg ia ucapkan lalu mereka menerapkannya pada diri mereka dan selain mereka, dan ini adalah perkara yang bisa disaksikan dan diketahui.
Dan wajib bagi seorang insan dalam menyambut tahun ini, untuk menyiapkan dirinya dengan semangat dan kesungguhan, dan menyempurnakan apa masih kurang di tahun yang telah lalu. Memperbaiki apa yang masih ada kebengkokan dan penyimpangan, sampai dia menyambut tahun

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI :

CIRI CIRI AD DABBAH

KESESATAN ZAKIR NAIK