.

SIKAP IKUT-IKUTAN ORANG KAFIR

_*⛔⚠ RALAT PADA HADITS Dari Shahabat Abu Sa‘id Al Khudri Rodhiyallohu 'anhu makna BIAWAK diganti DHOB karena DHOB berbeda dg BIAWAK !!*_

▪🔔 _*Nasrani menggunakan lonceng*_ untuk memanggil jama'ahnya ketika beribadah !!

▪📢 _*Yahudi menggunakan terompet*_ untuk memanggil jama'ahnya ketika beribadah !!

▪🔥 _*Majusi menggunakan api*_ untuk memanggil jama'ahnya ketika beribadah !!

⏰ _*Dan pada jam 00.00 WIB malam Tahun baru*_, sebagian umat Islam menggunakan ketiganya dalam satu waktu ⏰

*▪🔔Lonceng berbunyi !!*

*▪📢 Terompet berbunyi !!*

*▪🎆 Kembang api dinyalakan !!*

*⚠ Maka benarlah apa yg telah disabdakan Rasulullah 14 abad tahun yg lalu :*

Dari Abu Sa‘id Al Khudri,ia berkata,
Rasulullah bersabda :

*"Sungguh kalian akan mengikuti jejak umat-umat sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal,sehasta demi sehasta, sehingga kalau mereka masuk ke dalam lubang dhob, niscaya kalianpun akan masuk (mengikuti) ke dalamnya.*
*Mereka (para sahabat) bertanya :*
*Wahai Rasulullah, apakah mereka kaum Yahudi dan Nasrani?*
*Lalu beliau berkata : Siapa lagi kalau bukan mereka"*
(HR. Bukhari dan Muslim)

🔦 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menjelaskan :

*⚠Tidak diragukan lagi bahwa umat Islam ada yang kelak akan mengikuti jejak Yahudi dan Nashrani dalam sebagian perkara !*
(Majmu’ Al Fatawa, 27:286)

✔ Sadarkah kita ??
siapa yg pertama kali merayakan tahun baru ??
Orang-orang kafir atau Orang-orang muslim ???
Silahkan Renungkan jawabannya dalam hati masing-masing !!!

✅ Dan ingatlah bahwa Rasulullah telah memberi peringatan kpd orang2 yg menyerupai orang2 kafir

Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

*"Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka"*
(HR.Ahmad 2:50 dan Abu Daud no.4031)

Dari ‘Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْسَ مِنَّا مَنْ تَشَبَّهَ بِغَيْرِنَا

*"Bukan termasuk golongan kami siapa saja yang menyerupai selain kami"*
(HR.Tirmidzi no.2695 Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

*⚠⛔ CATATAN :*

▪Alhamdulillah. Biawak dalam bahasa Arab disebut waral. Binatang ini adalah jenis binatang melata, termasuk golongan kadal besar dan sangat dikenal di negeri ini. Hidupnya di tepi sungai dan berdiam dalam lubang di tanah, bisa berenang di air serta memanjat pohon. Binatang ini tergolong hewan pemangsa dengan gigi taringnya yang memangsa ular, ayam, dan lainnya. Ada biawak yang lebih besar dan lebih buas, disebut komodo.
Dengan demikian, biawak haram dimakan berdasarkan sabda Nabi   ﷺ :

كُلُّ ذِي نَابٍ مِنَ السِّبَاعِ فَأَكْلُهُ حَرَامٌ
“Seluruh binatang pemangsa dengan gigi taringnya maka haram memakannya.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah Rodhiyallohu 'anhu)
Terdapat hadits-hadits lainnya yang semakna dengan ini dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim serta lainnya.
Jangan disangka bahwa biawak (waral) adalah dhab (hewan mirip biawak) yang halal. Dhab dihalalkan oleh Rasulullah ﷺ, sebagaimana dalam hadits Khalid bin al-Walid Rodhiyallohu 'anhu :

أَنَّهُ دَخَلَ مَعَ رَسُولِ اللهِ ﷺ بَيْتَ مَيْمُونَةَ، فَأُتِيَ بِضَبٍّ مَحْنُوذٍ، فَأَهْوَى إِلَيْهِ رَسُولُ اللهِ ﷺ بِيَدِهِ فَقَالَ بَعْضُ النِّسْوَةِ: أَخْبِرُوا رَسُولَ اللهِ ﷺ بِمَا يُرِيدُ أَنْ يَأْكُلَ. فَقَالُوا: هُوَ ضَبٌّ، يَا رَسُولَ اللهِ. فَرَفَعَ يَدَهُ، فَقُلْتُ: أَحَرَامٌ هُوَ، يَا رَسُولَ الله؟ِ فَقَالَ: لاَ، وَلَكِنْ لَمْ يَكُنْ بِأَرْضِ قَوْمِي فَأَجِدُنِي أَعَافُهُ. قَالَ خَالِدٌ: فَاجْتَرَرْتُهُ فَأَكَلْتُهُ وَرَسُولُ اللهِ ﷺ يَنْظُرُ.

“Ia masuk bersama Rasulullah ﷺ ke rumah Maimunah, lalu disajikan daging dhab panggang. Nabi ﷺ menjulurkan tangannya (untuk mengambilnya). Berkatalah sebagian wanita (yang ada di dalam rumah), ‘Beritahu Rasulullah ﷺ apa yang akan dimakannya.’ Mereka lantas berkata, ‘Wahai Rasulullah, itu adalah daging dhab.’ Nabi ﷺ pun menarik kembali tangannya. Aku berkata, ‘Wahai Rasulullah, apakah binatang ini haram?’ Beliau menjawab, ‘Tidak, tetapi binatang ini tidak ada di tanah kaumku sehingga aku merasa jijik padanya’.” Khalid berkata, “Aku pun mencuilnya dan memakannya sementara Rasulullah ﷺ memerhatikanku.” (HR. al-Bukhari dan Muslim serta lainnya)
Dhab adalah golongan kadal besar yang serupa dengan biawak dan sama-sama berdiam di dalam lubang di tanah. Berikut ini keterangan ahli bahasa Arab tentang dhab sekaligus perbandingannya dengan biawak.
– Binatang ini adalah jenis melata yang tergolong kadal besar
seperti halnya biawak.
– Bentuknya mirip biawak.
Banyak ditemukan di gurun pasir (sahara) Arab.
Lain halnya dengan biawak yang hidupnya di tepi-tepi sungai.
Panjang tubuhnya lebih pendek dari biawak.
Ekornya bersisik kasar seperti ekor buaya dengan bentuk yang lebar dan maksimal panjangnya hanya sejengkal. Berbeda halnya dengan ekor biawak yang tidak bersisik kasar dan berukuran panjang seperti ekor ular.
Makanannya adalah rumput, belalang kecil (dabah), dan jenis belalang lainnya yang disebut jundub (jamaknya janaadib). Adapun biawak adalah predator (hewan pemangsa hewan lain) yang memangsa ular dan lainnya.

Wallahu a’lam.

_*🌴 Semoga bermanfaat dan menjadi Pelajaran 🌴*_

📲 http://bit.ly/AkhwatSalafiyatBerbagiFaedah

▪▪◾◾◼◼◾◾▪▪

➡ Turut Mempublikasikan :

📚 Majmu'ah Riyadhus Salafiyyin
🌏 *Join Channel Telegram :*
▶️ http://bit.ly/Riyadhussalafiyyin
▶️ https://tlgrm.me/Riyadhussalafiyyin

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾

SHARE

Milan Tomic

Hi. I’m Designer of Blog Magic. I’m CEO/Founder of ThemeXpose. I’m Creative Art Director, Web Designer, UI/UX Designer, Interaction Designer, Industrial Designer, Web Developer, Business Enthusiast, StartUp Enthusiast, Speaker, Writer and Photographer. Inspired to make things looks better.

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar