Langsung ke konten utama

KEAMANAN BISA TERWUJUD


🔬 *BEBERAPA HAL YANG DAPAT MEWUJUDKAN KEAMANAN* 🛡

💺 Asy-Syaikh Doktor Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan حفظه الله

_🚩Anggota Badan Persatuan Ulama Besar Saudi Arabia dan Anggota Komisi Tetap untuk Penelitian Ilmiah dan Fatwa_ 💺📜

📝 "Rasa aman itu terwujud dengan beberapa perkara.
Perkara yang pertama adalah dengan mentauhidkan Allah تعالى , beribadah kepada-Nya, ta'at kepada-Nya, dan beramal shalih.

🌷 Allah جل وعلا berfirman (artinya) :

_🔸"Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh, bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa. Dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik."🔸_

📖 (QS. An-Nur : 55)

🔹Demikian pula yang mewujudkan rasa aman adalah bersatunya kalimat kaum muslimin dan taat kepada penguasa kaum muslimin. Bersabda Rasulullah ﷺ ketika para sahabat meminta beliau untuk memberikan nasihat dan wasiat (artinya) :

_🔸"Aku nasihatkan kalian untuk bertaqwa kepada Allah, tetaplah mendengar dan taat meskipun yang memerintahkanmu adalah seorang budak. Barangsiapa diantara kalian yang hidup setelahku maka akan melihat perselisihan yang amat banyak. Maka wajib atas kalian berpegang teguh dengan sunnahku dan sunnah Al-Khulafa Ar-Rasyidin yang mendapat petunjuk setelahku. Peganglah erat-erat dan gigitlah dengan gigi geraham kalian! Dan hati-hatilah kalian dari perkara yang baru."🔸_

Tidaklah tegak kekuasaan dan jama'ah kecuali dengan ketaatan kepada penguasa. Adapun dengan memberontak dan melepas ketaatan dan membuat kerusakan, maka hal ini merupakan kebinasaan yang besar, walaupun dihiasi dengan alasan bahwa hal tersebut untuk mencapai kebebasan atau untuk mencapai kemaslahatan dan kedamaian, maka semua ini adalah kedustaan. Justru kemaslahatan dan keamanan itu dengan bersatunya kalimat dan dengan ketaatan terhadap penguasa, meskipun mereka memiliki kekurangan. Adapun jika kekuasaan itu dilepas dan kekacauan merajalela, lalu siapa yang akan mengendalikan urusan setelah itu? Siapa yang akan mengatur urusan jika tidak ada penguasa/pemimpin?
Oleh karenanya, ketika Rosulullah ﷺ wafat, para sahabat berkumpul untuk memilih siapa yang menjadi pengganti beliau ﷺ untuk memimpin kaum muslimin, hingga terpilihlah Abu Bakar As-Sidiq رضي الله عنه, kemudian setelah itu mengarahkan mereka mengurusi jenazah Rosulullah ﷺ. Mereka mendahulukan ini dikarenakan pengetahuan mereka bahwa waktu tidak terlewat tanpa adanya penguasa/pemimpin agar tidak tersia-siakan atau terlalaikan urusan.
Adapun dengan memberontak atau melepas ketaatan ketika mereka melakukan kesalahan atau memiliki kekurangan maka hal ini akan menimbulkan kekacauan dan bahaya yang lebih besar daripada seandainya jika bersabar dengan mereka. Akan merajalela kekacauan dan tersebar ketakutan dan kegelisahan.
Oleh karenanya Nabi Ibrahim Al-Khalil عليه السلام berdo'a untuk penduduk Mekkah (artinya) :

_🔸"Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman sentosa dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian."🔸_

📖 (QS. Al-Baqarah : 126)

Dalam do'a tersebut didahulukan meminta keamanan daripada meminta rizki dikarenakan rasa aman itu sesuatu yang amat dibutuhkan. Tidak dirasakan nikmatnya rizki dengan adanya ketakutan. Bahkan rizki itu tidak dapat diperoleh dengan adanya ketakutan.

☝🏻⚠ Hal inilah yang diinginkan oleh musuh-musuh Islam yang berusaha mengguncang persatuan kaum muslimin. Mereka ingin memecah-belah persatuan kaum muslimin dengan pemerintah mereka.
Oleh karenanya, merupakan suatu keharusan adanya kekuasaan/penguasa dan persatuan kalimat kaum muslimin, meskipun penguasa tersebut memiliki kekurangan atau kelalaian, bersabar atas hal tersebut, karena dengan bersabar ini sebagai pencegahan terhadap suatu hal atau kerusakan yang lebih besar lagi."🔸

✍🏻📝 Dipetik dan disarikan dari khutbah jum'at Syaikh Shalih Al-Fauzan حفظه الله dengan tema _"Ni'matul Amn wal Iman"_  

=====================
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
📊 Channel Telegram 📮:
http://telegram.me/pencari

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

Audio Kajian Semarak Ramadhan 1440H dan Khutbah Iedul Fitri 1440H

CIRI CIRI AD DABBAH

➖➖➖➖➖➖➖➖
Ad Dabbah (Binatang Melata Yang Muncul Pada Akhir Zaman)
➖➖➖➖➖➖➖➖
Bagian 2⃣🕸 Ciri ciri Ad Dabbah.
▫Sebagian ulama menyebutkan ciri ciri ad Dabbah tersebut, namun tidak satu pun ciri ciri yang disebutkan di topang oleh dalil baik dari ayat Al Qur an maupun dari Hadits Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam Yang shahih. Maka cukuplah bagi kita untuk mengimani apa yang telah disebutkan Allah Ta'ala dan Rasul Nya tentang ad Dabbah, tanpa perlu menetapkan ciri cirinya secara mendetail, karena perkara tersebut termasuk hal ghaib yang tidak bisa diketahui dari wahyu berupa ayat al Qur an ataupun hadits Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam yang shahih.▫Al 'allamah as Sa'dy Rohimahullah berkata dalam lanjutan tafsir ayat 82 dari surat an Naml dia atas: Allah dan Rasul Nya tidaklah menyebutkan bagaimana wujud binatang melata ini, akan tetapi beliau menyebutkan dampak dan maksud dari dikeluarkannya binatang tersebut. Bahwasannya ia adalah termasuk dari tanda tanda kekuasaan A…

PENGUMUMAN PENERIMAAN CALON SANTRI/SANTRIWATI BARU MA'HAD AL ITTIBA' SUMPIUH

Bismillah, berikut adalah daftar calon santri yang diterima di Ma'had Al Ittiba Sumpiuh:


DAFTAR SANTRI BARU

MARHALAH : IDAD TAKHASHSHUSH PUTRA NO NAMA ALAMAT 1 SABRI WIDITIA MAOS CILACAP 2 ZUFAR THUFAIL AL QUDAMA MAJENANG 3 ISMAEL ROMAN RIQUELME CENGKARENG TIMUR 4 MUHAMMAD ALFIAN RAHMANTO DEPOK 5 WILLY WOUNDROUS ISLAM CILACAP 6 MUHAMMAD HASAN BAROROH PALEMBANG

RIS


Radio Ittiba'us Salaf Sumpiuh