Langsung ke konten utama

HUKUM PUASA DAN IBADAH SEORANG YANG TIDAK SHALAT


Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah

Pertanyaan: Di sana ada orang yang berpuasa dan mengerjakan berbagai ibadah namun tidak mau menegakkan shalat, maka apakah puasa dan ibadahnya dapat diterima?

Jawaban:
بسم الله والحمد لله
Yang benar, orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja adalah dikafirkan dengan kekufuran yang besar (mengeluarkannya dari bingkai keislaman) karena perbuatannya tersebut. Oleh karena itu tidaklah sah amalan puasanya dan tidak pula amalan ibadah lainnya hingga ia bertaubat kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Hal ini berdasarkan firman Allah ‘azza wa jalla:
ولو أشركوا لحبط عنهم ما كانوا يعملون
Dan seandainya mereka berbuat syirik, niscaya akan gugur apa yang telah mereka kerjakan.”(1)

Serta ayat-ayat maupun hadits-hadits yang semakna dengannya. Sebagian ‘ulama memandang bahwa ia tidak dikafirkan dengan kekufuran yang besar karena sebab itu, puasanya tidak batal, dan ibadahnya pun tidak gugur. Tentu selagi ia masih mengakui kewajibannya, hanya saja ia meninggalkannya karena menggampangkan maupun bermalas-malasan.

Dan yang benar adalah pendapat pertama bahwa ia dikafirkan karena meninggalkannya dengan kekufuran yang besar, bila secara sengaja meninggalkannya meskipun ia mengakui kewajibannya. Hal ini berdasarkan dalil-dalil yang banyak.

Diantaranya adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam:
بين الرجل وبين الكفر و الشرك ترك الصلاة
"Antara seseorang dengan kekufuran dan kesyirikan adalah meninggalkan shalat.”(2)

Imam Muslim meriwayatkan hadits ini di dalam shahihnya dari hadits Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma.

Dan berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam:
العهد الذي بيننا وبينهم الصلاة فمن تركها فقد كفر
"Perjanjian antara kami dan mereka adalah shalat. Barang siapa meninggalkannya, sungguh ia telah kafir.”(3)

Imam Ahmad dan penulis kitab sunan yang empat meriwayatkan hadits ini dengan sanad yang shahih dari hadits Buraidah bin al-Hushaib al-Aslami radhiyallahu ‘anhu.

‘Al-‘allamah Ibnul Qayim rahimahullah menguraikan panjang lebar pendapat tentang masalah tersebut dalam sebuah risalah tersendiri, di dalam “Ahkamush Shalati wa Tarkiha” (hukum-hukum shalat dan meninggalkannya). Sebuah risalah penuh manfaat, baik untuk mengulanginya, dan mengambil faedah darinya.

📚 Sumber: http://www.binbaz.org.sa/fatawa/424
🌏 Kunjungi: http://forumsalafy.net/hukum-puasa-dan-ibadah-seorang-yang-tidak-shalat/

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

PENGUMUMAN PENERIMAAN CALON SANTRI/SANTRIWATI BARU MA'HAD AL ITTIBA' SUMPIUH

Bismillah, berikut adalah daftar calon santri yang diterima di Ma'had Al Ittiba Sumpiuh:


DAFTAR SANTRI BARU

MARHALAH : IDAD TAKHASHSHUSH PUTRA NO NAMA ALAMAT 1 SABRI WIDITIA MAOS CILACAP 2 ZUFAR THUFAIL AL QUDAMA MAJENANG 3 ISMAEL ROMAN RIQUELME CENGKARENG TIMUR 4 MUHAMMAD ALFIAN RAHMANTO DEPOK 5 WILLY WOUNDROUS ISLAM CILACAP 6 MUHAMMAD HASAN BAROROH PALEMBANG

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI

URUTAN ULAMA KIBAR DITINJAU DARI SISI UMUR/USIA (yang masih hidup di zaman sekarang) : Asy Syaikh Hasan bin Abdul Wahhab Marzuq Al Banna. [Lahir 1344 H / 1923 M. Usia 94 tahun.]Asy Syaikh Sholih Al Luhaidan. [Lahir 1350  H / 1929 M -- Usia 88 Tahun.]Asy Syaikh Robi’ Al Madkhali. [Lahir 1351 H / 1930 M -- Usia 87 Tahun.]Asy Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad. [Lahir 1353 H / 1932 M -- Usia 85 Tahun.]Asy Syaikh Sholih Al Fauzan [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]Asy Syaikh Ali bin Nashr Al Faqihi. [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]Asy Syaikh Ubaid Al Jabiri. [Lahir 1357 H / 1936 M -- Usia 81 Tahun.]
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=152013
Tambahan : Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu Asy Syaikh (Mufti Umum KSA). [Lahir 1362 H / 1941 M --Usia 76 Tahun.] _________
Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda, "Ilmu ini Dibawa oleh Orang-orang yang Adil (para Ulama’) pada Setiap Generasi. Mereka Menghilangkan Penyimpangan Makna (alQuran dan Hadits) ya…

PENERIMAAN SANTRI/SANTRIWATI BARU MA'HAD AL-ITTIBA' SUMPIUH

PENGUMUMAN - PENERIMAAN SANTRI/SANTRIWATI BARU MA'HAD AL-ITTIBA' SUMPIUH BANYUMAS JATENG

*// MENITI JEJAK SALAFUS SHALIH DALAM MENIMBA ILMU AGAMA ADALAH JALAN KESELAMATAN //*


TELAH DI BUKA: ANGKATAN ke-1 TD & TN SUMPIUH:
1440-1442 H / 2019-2021 M (Masa belajar selama 2 tahun)

 MA'HAD AL ITTIBA'
 Jl. Dukuh rt 04 rw 01 kebokura Sumpiuh-Banyumas-Jateng_


MARHALAH
Tahfidz lil banin wal banatI'dad LughohTakhosus lughohTD & TN
TENAGA PENGAJAR
Al Ustadz Said AhsanAl Ustadz Ali MahdiAl Ustadz Abul YamanAl Ustadz Abdul HadiAl Ustadz Adi Abu Abdil Wahhab Hafizhakumullohu Jami'an

SYARAT PENDAFTARAN
Tahfidz,untuk usia 7 s/d 12 tahunI'dad & Takhasus, untuk Usia minimal 12 tahun maksimal 17 tahunTD & TN usia minimal 16 tahun(sudah punya dasar bahas arab/nahwu),dan tidak menerima santri yang sudah berkeluarga.Sehat jasmani dan rohani, dengan melampirkan Surat Keterangan Sehat dari Dokter/Puskesmas.Lulus tes tertulis dan wawancara.Mengisi Surat Pernyataan dari Ma…

RIS


Radio Ittiba'us Salaf Sumpiuh