Meniti Jejak Salafus Shaleh

Post Page Advertisement [Top]


Pertanyaan : Apa kaffarah dari makan di siang hari bulan romadhan dengan sengaja?

Jawaban Asy Syaikh Dr. Muhammad Bin Hadi Al Madkhaly حفظه الله :

"نقول عليه التوبة والقضاء وأما الحديث الذي فيه (لم يقضه عنه صيام الدهر ولو صامه) فهذا حديث ضعيف فإذا كان المريض والمسافر ومن له عذر يجب عليه القضاء (فعدة من أيام أخر) فهذا من باب أولى، وإن كان بعض أهل العلم قال لا عليه إلا التوبة إلى الله تبارك وتعالى لكن الصواب أن عليه القضاء مع التوبة".

"Wajib baginya bertaubat dan mengqadha. Adapun hadits :

"لم يقضه عنه صيام الدهر ولو صامه".

"..maka puasa sepanjang masa tidak bisa menggantikannya", maka hadits ini lemah.

Maka apabila orang sakit, musafir dan yang memiliki udzur wajib baginya mengqadha di hari-hari lain maka orang yang membatalkan puasanya dengan sengaja lebih utama untuk mengqadha.

Ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa tidak ada kewajiban baginya kecuali bertaubat kepada Allah Tabaraka Wa Ta'ala namun yang benar adalah wajib baginya mengqadha disertai taubat".

Sumber : http://telegram.me/Miraathalanbeyaa
Telegram : telegram.me/dinulqoyyim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon tidak menggunakan emoticon dalam menulis komentar, Barakallahu fiikum.

Bottom Ad [Post Page]

| Original Designed by Colorlib | Design Retouched by AI Project