Langsung ke konten utama

MALAM NISHFU SYA'BAN

*HUKUM PERAYAAN MALAM NISHFU SYA'BAN*

Diantara bid’ah yang biasa dilakukan oleh banyak orang adalah bid’ah mengadakan upacara peringatan malam nisyfu sya’ban dan mengkhususkan hari tersebut dengan puasa tertentu.

Padahal tidak ada satupun dalil yang dapat dijadikan sandaran, memang ada beberapa hadits yang menegaskan keutamaan malam tersebut akan tetapi hadits-hadits tersebut dhaif sehingga tidak dapat dijadikan landasan. Adapun hadits-hadits yang menegaskan keutamaan shalat pada hari tersebut adalah maudhu’ (palsu).

*▪Al Hafidz ibnu Rajab dalam bukunya “Lathaiful Ma’arif ‘ mengatakan bahwa:*

Perayaan malam nisyfu sya’ban adalah bid’ah dan hadits-hadits yang menerangkan keutamaannya adalah lemah.

*▪Imam Abu Bakar At Turthusi berkata dalam bukunya `alhawadits walbida’ :*

“Diriwayatkan dari wadhoh dari Zaid bin Aslam berkata :”kami belun pernah melihat seorangpun dari sesepuh ahli fiqih kami yang menghadiri perayaan nisyfu sya’ban, tidak mengindahan hadits makhul (dhaif) dan tidak pula memandang adanya keutamaan pada malam tersebut terhadap malam-malam lainnya”.

*▪Dikatakan kepada Ibnu Maliikah bahwasanya Ziad Annumari berkata:*

“Pahala yang didapat (dari ibadah ) pada malam nisyfu sya’ban menyamai pahala lailatul qadar.

👉🏽Ibnu Maliikah menjawab : Seandainya saya mendengar ucapannya sedang ditangan saya ada tongkat, pasti saya pukul dia. Ziad adalah seorang penceramah.

*▪Al Allamah Syaukani menulis dalam bukunya, fawaidul majmuah, sebagai berikut :*

Hadits : “Wahai Ali barang siapa melakukan shalat pada malam nisyfu sya’ban sebanyak seratus rakaat : ia membaca setiap rakaat Al Fatihah dan Qulhuwallahuahad sebanyak sepuluh kali, pasti Allah memenuhi segala …. dan seterusnya.

👉🏽Hadits ini adalah maudhu’, pada lafadz-lafadznya menerangkan tentang pahala yang akan diterima oleh pelakunya adalah tidak diragukan kelemahannya bagi orang berakal, sedangkan sanadnya majhul (tidak dikenal). Hadits ini diriwayatkan dari jalan kedua dan ketiga, kesemuanya maudhu ‘ dan perawi¬-perawinya majhul.

*▪Dalam kitab “Al-Mukhtashar” Syaukani melanjutkan :*▪

“Hadits yang menerangkan shalat nisfu sya’ban adalah batil” .

*▪Ibnu Hibban meriwayatkan hadits dari Ali :*

“…Jika datang malam nisfu sya’ban bershalat malamlah dan berpusalah pada siang harinya”. Inipun adalah hadits yang dhaif.

*▪Dalam buku Al-Ala’i diriwayatkan :*

“Seratus rakaat dengan tulus ikhlas pada malam nisfu sya’ban adalah pahalanya sepuluh kali lipat”. Hadits riwayat Ad-Dailamy, hadits ini tidak maudhu; tetapi mayoritas perawinya pada jalan yang ketiga majhul dan dho’if.

*▪Imam Syaukani berkata :*

“Hadits yang menerangkan bahwa dua belas raka’ at dengan tulus ikhlas pahalanya adalah tiga puluh kali lipat, maudhu’. Dan hadits empat belas raka’at ….dst adalah maudhu”.

Para fuqoha’ banyak yang tertipu oleh hadits-¬hadits maudhu’ diatas seperti pengarang Ihya’ Ulumuddin dan sebagian ahli tafsir. Telah diriwayatkan bahwa sholat pada malam itu yakni malam nisfu sya’ban yang telah tersebar ke seluruh pelosok dunia semuanya adalah bathil (tidak benar) dan haditsnya adalah maudhu’.

*▪Al-Hafidh Al-Iraqy berkata :*

“Hadits yang menerangkan tentang sholat nisfu sya’ban maudhu’ dan pembohongan atas diri Rasulullallah Shalallahu’alaihi Wassallam.
Dalam kitab Al-Majmu’, Imam Nawawi berkata :”Shalat yang sering kita kenal dengan *shalat ragha’ib* berjumlah dua belas raka’at dikerjakan antara maghrib dan isya’ pada malam jum’at pertama bulan rajab, dan sholat seratus raka’at pada malam nisfu sya’ban, dua sholat ini adalah bid’ah dan mungkar.

••••
📟 https://tlgrm.me/ittibaussalafsumpiuh
Selengkapnya baca di www.darussalaf.or.id/fiqih/hukum-perayaan-malam-nisyfu-syaban/
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📂 Meniti Jejak Salafus Shaleh
📂 Majmu'ah Ittiba'us Salaf

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI :

ITTIBA'US SALAF:
📋URUTAN ULAMA KIBAR DITINJAU DARI SISI UMUR/USIA (yang masih hidup di zaman sekarang) :
1⃣Asy Syaikh Hasan bin Abdul Wahhab Marzuq Al Banna. [Lahir 1344 H / 1923 M. Usia 94 tahun.]2⃣Asy Syaikh Sholih Al Luhaidan. [Lahir 1350  H / 1929 M -- Usia 88 Tahun.]3⃣Asy Syaikh Robi’ Al Madkhali. [Lahir 1351 H / 1930 M -- Usia 87 Tahun.]4⃣Asy Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad. [Lahir 1353 H / 1932 M -- Usia 85 Tahun.]5⃣Asy Syaikh Sholih Al Fauzan [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]6⃣Asy Syaikh Ali bin Nashr Al Faqihi. [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]7⃣Asy Syaikh Ubaid Al Jabiri. [Lahir 1357 H / 1936 M -- Usia 81 Tahun.]📲 http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=152013Tambahan :
8⃣Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu Asy Syaikh (Mufti Umum KSA). [Lahir 1362 H / 1941 M --Usia 76 Tahun.]__________📓Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda,_"Ilmu ini Dibawa oleh Orang-orang yang Adil (para Ulama’) pada Setiap Generasi. Mereka Menghilangkan Pen…

Audio Kajian Daurah - Nikmat Diatas Manhaj Salaf

Hanya Dengan Mengharap Ridho Allah سبحانه و تعالى Semata
||| Pemateri : Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf حفظه الله  
||| Tema : Nikmat Diatas Manhaj Salaf
||| Hari, Tanggal : Jumat - Sabtu, 13 - 14 Sya'ban 1440
||| Waktu : Sesi 1 16.45 s/d maghrib & Sesi 2 ba'da maghrib s/d isya
||| Tempat : Masjid Al Furqon Ma'had Al Ittiba', RT04/RW01 Dukuh Kebokura Kec. Sumpiuh Kab. Banyumas

||| Penyelenggara : Majelis Ta'lim Ittibaus Salaf Sumpiuh
Download Sesi 1Download Sesi 2

Audio Khutbah Jumat - Sombong

Hanya Dengan Mengharap Ridho Allah سبحانه و تعالى Semata
||| Pemateri : Al Ustadz Adi Abdulloh حفظه الله  
||| Tema : Sombong
||| Hari, Tanggal : Jumat, 13 Sya'ban 1440
||| Waktu : 12.00 s/d Selesai
||| Tempat : Masjid Al Furqon Ma'had Al Ittiba', RT04/RW01 Dukuh Kebokura Kec. Sumpiuh Kab. Banyumas

||| Penyelenggara : Majelis Ta'lim Ittibaus Salaf Sumpiuh
Download

Diskusi