Langsung ke konten utama

ORGANISASI TERORIS KHAWARIJ INTERNASIONAL


Bagian 1

Sesungguhnya tegaknya Agama yang lurus ini dibangun diatas dua perkara Penting, yaitu benarnya Sumber pengambilan ilmu dan benarnya metodologi (manhaj) penerapan dalil. Jika salah satunya rusak atau bahkan kedua duanya rusak, Segala persoalan akan jadi rancu dan melahirkan hal hal yang berakibat tidak terpuji, baik didunia maupun diakherat. Sunnah akan menjadi bid'ah dan bid'ah menjadi Sunnah. Syirik menjadi tauhid dan tauhid menjadi syirik. Benar menjadi batil dan yang batil menjadi Benar.

Dimasa belakangan ini, terjadi musibah besar yang menimpa negara negara kaum Muslimin dan menghentakkan hati hati Orang yang beriman. musibah tersebut adalah munculnya kembali Pemahaman jelek yang terlahir dari Pemahaman KHAWARIJ, sebuah sekte yang menjadi bencana Bagi umat ini sejak terbunuhnya Amirul mukminin sang Khalifah yang mulia Utsman bin Affan Rodhiyallahu 'anhu hingga hari ini.

Kaum KHAWARIJ dan seluruh kelompok yang berafiliasi kepadaanya telah melakukan tindak TERORISME berikut dua pelanggaran dan dosa besar setelah kesyirikan, yaitu melakukan BOM BUNUH DIRI dan menumpahkan darah kaum Muslimin.

Sebutan TERORIS adalah kata yang pantas disematkan kepada Orang Orang KHAWARIJ, baik generasi terdahulu maupun yang sekarang, merujuk pada pemahaman Agamanya yang ekstrem dan tindakannya yang Radikal.

Persoalan darah kaum Muslimin yang disebutkan dalam sabda Nabi Sholallohu 'Alaihi wasallam.

لزوال الدنيا أهون عند اللّٰه من قتل رجل مسلم

Hilangnya dunia disisi Allah jauh lebih ringan daripada terbunuhnya jiwa Seorang muslim (HR. An Nasai)

Bagi Orang Orang KHAWARIJ TERORIS darah tak ubahnya seperti mainan. Asy Syaikh Ibnu Utsaimin Rohimahulloh menegaskan dalam sua rekaman khutbah jum'at beliau, Inilah pemahaman KHAWARIJ hari ini Mereka membunuh Orang Kafir dzimmi, dan besok Mereka menumpahkan darah kaum Muslimin. (al hadits al 'ajib fi baladil Habib)

Tindakan tersebut diyakini oleh para TERORIS KHAWARIJ masa kini sebagai jalan yang dapat mendekatkan diri ke surga. Inilah yang kemudian memicu terjadinya aksi aksi pembunuhan atas nama Islam. Bahkan ada sebagian dari mereka sebelum memulai aksinya sudah merasa yakin bahwa dirinya sangat dekat dengan ridho Allah dan surga.

Fenomena ini semakin menguatkan dan memberikan gambaran bahwa TERORIS KHAWARIJ adalah seperti yang telah disebutkan oleh Nabi Sholallohu 'Alaihi wasallam: anak anak usia muda yang dangkal ilmunya dan jelek Pemahamannya, membunuh umat Islam dan membiarkan kaum Musyrikin.

Bersambung In syaa Allah...
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Sumber, Asysyariah No 177/X/1438H/2017, Oleh Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf Hafizhohullah.
Join Telegram : https://telegram.me/KesesatanKhawarij
salafymedia.com

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

CIRI CIRI AD DABBAH

➖➖➖➖➖➖➖➖
Ad Dabbah (Binatang Melata Yang Muncul Pada Akhir Zaman)
➖➖➖➖➖➖➖➖
Bagian 2⃣🕸 Ciri ciri Ad Dabbah.
▫Sebagian ulama menyebutkan ciri ciri ad Dabbah tersebut, namun tidak satu pun ciri ciri yang disebutkan di topang oleh dalil baik dari ayat Al Qur an maupun dari Hadits Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam Yang shahih. Maka cukuplah bagi kita untuk mengimani apa yang telah disebutkan Allah Ta'ala dan Rasul Nya tentang ad Dabbah, tanpa perlu menetapkan ciri cirinya secara mendetail, karena perkara tersebut termasuk hal ghaib yang tidak bisa diketahui dari wahyu berupa ayat al Qur an ataupun hadits Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam yang shahih.▫Al 'allamah as Sa'dy Rohimahullah berkata dalam lanjutan tafsir ayat 82 dari surat an Naml dia atas: Allah dan Rasul Nya tidaklah menyebutkan bagaimana wujud binatang melata ini, akan tetapi beliau menyebutkan dampak dan maksud dari dikeluarkannya binatang tersebut. Bahwasannya ia adalah termasuk dari tanda tanda kekuasaan A…

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI

URUTAN ULAMA KIBAR DITINJAU DARI SISI UMUR/USIA (yang masih hidup di zaman sekarang) : Asy Syaikh Hasan bin Abdul Wahhab Marzuq Al Banna. [Lahir 1344 H / 1923 M. Usia 94 tahun.]Asy Syaikh Sholih Al Luhaidan. [Lahir 1350  H / 1929 M -- Usia 88 Tahun.]Asy Syaikh Robi’ Al Madkhali. [Lahir 1351 H / 1930 M -- Usia 87 Tahun.]Asy Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad. [Lahir 1353 H / 1932 M -- Usia 85 Tahun.]Asy Syaikh Sholih Al Fauzan [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]Asy Syaikh Ali bin Nashr Al Faqihi. [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]Asy Syaikh Ubaid Al Jabiri. [Lahir 1357 H / 1936 M -- Usia 81 Tahun.]
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=152013
Tambahan : Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu Asy Syaikh (Mufti Umum KSA). [Lahir 1362 H / 1941 M --Usia 76 Tahun.] _________
Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda, "Ilmu ini Dibawa oleh Orang-orang yang Adil (para Ulama’) pada Setiap Generasi. Mereka Menghilangkan Penyimpangan Makna (alQuran dan Hadits) ya…

SHOLAT JENAZAH

FIQIH
Shalat Jenazah (2)

Para pembaca rahimakumullah, pada edisi sebelumnya telah dibahas beberapa hal yang terkait dengan shalat jenazah. Adapun pada edisi ini, akan kami sajikan tata cara shalat jenazah sesuai dengan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dengan harapan, kita bisa mengamalkannya setelah mempelajarinya.

Tata cara yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Menyusun shaf berjumlah tiga atau lebih. Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Malik bin Hubairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوْتُ فَيُصَلِّيْ عَلَيْهِ ثَلَاثَةُ صُفُوْفٍ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ، إِلَّا أَوْجَبَ -وَفِيْ رِوَايَةٍ- إِلَّا غُفِرَ لَهُ
“Tidaklah seorang muslim meninggal dunia kemudian (jenazahnya) dishalatkan oleh tiga shaf dari kaum muslimin melainkan pasti (dimasukkan surga) –dalam riwayat lain– akan diampuni dosanya.” (HR. Abu Dawud 2/63, at-Tirmidzi 19/258, dan Ibnu Majah 1/454)

Jaminan ini berlaku jika yang menyalatkan dan y…

RIS


Radio Ittiba'us Salaf Sumpiuh