Meniti Jejak Salafus Shaleh

Post Page Advertisement [Top]

Pertanyaan : Teman saya masih memiliki utang puasa Ramadhan 10 hari karena sakit maag. Sekarang, kondisi dia saat berpuasa, maagnya bisa kambuh. Apakah dia tetap harus mengganti utang puasanya atau diganti dengan fidyah?
Jika harus dengan puasa, bagaimana jika sudah masuk bulan Ramadhan, tetapi belum sempat membayar penuh 10 hari?

Jawaban : Dapat dipahami dari pertanyaan bahwa dia belum benar-benar sembuh, karena masih dikhawatirkan akan kambuh. Jika hal itu berdasarkan bimbingan dokter yang ahli dalam bidangnya, berarti uzur untuk menunda qadha tersebut meskipun melampaui Ramadhan berikutnya sampai benar-benar sembuh. Jika sudah benar-benar sembuh, puasa bukan penyebab sakit maag, bahkan bagus untuk kesehatan bukan uzur untuk menunda sampai datang Ramadhan berikutnya. Puasa harus diqadha sebelum Ramadhan berikutnya.
Wallahu a’lam.

Dijawab oleh : Al-Ustadz Muhammad as-Sarbini حفظه الله

 Sumber : http://asysyariah.com/tanya-jawab-ringkas-edisi-109/
 Sep 18, 2016 | Asy Syariah Edisi 109, Tanya Jawab Ringkas |
Majmu'ah Riyadhussalafiyyin
Join Channel Telegram: https://telegram.me/Riyadhussalafiyyin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon tidak menggunakan emoticon dalam menulis komentar, Barakallahu fiikum.

Bottom Ad [Post Page]

| Original Designed by Colorlib | Design Retouched by AI Project