Langsung ke konten utama

MANA YANG LEBIH UTAMA BAGI MUSAFIR,BERBUKA ATAUKAH BERPUASA ?


RANGKAIAN FATWA PUASA (36): MANA YANG LEBIH UTAMA BAGI MUSAFIR, BERPUASA ATAUKAH BERBUKA?
〰〰⚪️〰〰

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al' Utsaimin rahimahullah Ta’ala ditanya,

"Apakah berpuasa lebih afdhal bagi musafir ataukah tidak berpuasa?

Maka beliau menjawab:
"yang lebih utama adalah melakukan apa yang mudah baginya;

Jika berpuasa lebih mudah baginya maka berpuasa lebih utama.

Dan jika berbuka lebih mudah baginya maka berbuka lebih utama.

Tapi jika berpuasa dan berbuka sama-sama mudah baginya maka berpuasa lebih utama.

Dikarenakan:
▶️ ini merupakan perbuatan dan sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam,
▶️ dan (dengan berpuasa) dia lebih cepat menghilangkan tanggungan (puasa),
▶️ dan berpuasa lebih mudah bagi seseorang, karena mengganti puasa (di luar ramadhan) akan terasa berat bagi jiwa.
▶️ Dan bisa kita kuatkan pendapat ini (dengan sebab keempat), dikarenakan berpuasa (bagi musafir) akan bertepatan dengan bulan shiyam.

Sehingga, permasalahan ini memiliki tiga keadaan:
1. Pertama: Berbuka lebih mudah baginya, maka hendaknya dia berbuka.
2. Kedua: berpuasa lebih mudah baginya, hendaknya dia berpuasa.
3. Ketiga: Keduanya sama-sama mudah maka berpuasa lebih utama.

 Sumber: Majmu' Fatawa wa Rasail Ibnu Utsaimin (19/137)
 Diterjemahkan Oleh: Tim Warisan Salaf
〰〰➰〰〰
 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

PENGUMUMAN PENERIMAAN CALON SANTRI/SANTRIWATI BARU MA'HAD AL ITTIBA' SUMPIUH

Bismillah, berikut adalah daftar calon santri yang diterima di Ma'had Al Ittiba Sumpiuh:


DAFTAR SANTRI BARU

MARHALAH : IDAD TAKHASHSHUSH PUTRA NO NAMA ALAMAT 1 SABRI WIDITIA MAOS CILACAP 2 ZUFAR THUFAIL AL QUDAMA MAJENANG 3 ISMAEL ROMAN RIQUELME CENGKARENG TIMUR 4 MUHAMMAD ALFIAN RAHMANTO DEPOK 5 WILLY WOUNDROUS ISLAM CILACAP 6 MUHAMMAD HASAN BAROROH PALEMBANG

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI

URUTAN ULAMA KIBAR DITINJAU DARI SISI UMUR/USIA (yang masih hidup di zaman sekarang) : Asy Syaikh Hasan bin Abdul Wahhab Marzuq Al Banna. [Lahir 1344 H / 1923 M. Usia 94 tahun.]Asy Syaikh Sholih Al Luhaidan. [Lahir 1350  H / 1929 M -- Usia 88 Tahun.]Asy Syaikh Robi’ Al Madkhali. [Lahir 1351 H / 1930 M -- Usia 87 Tahun.]Asy Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad. [Lahir 1353 H / 1932 M -- Usia 85 Tahun.]Asy Syaikh Sholih Al Fauzan [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]Asy Syaikh Ali bin Nashr Al Faqihi. [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]Asy Syaikh Ubaid Al Jabiri. [Lahir 1357 H / 1936 M -- Usia 81 Tahun.]
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=152013
Tambahan : Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu Asy Syaikh (Mufti Umum KSA). [Lahir 1362 H / 1941 M --Usia 76 Tahun.] _________
Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda, "Ilmu ini Dibawa oleh Orang-orang yang Adil (para Ulama’) pada Setiap Generasi. Mereka Menghilangkan Penyimpangan Makna (alQuran dan Hadits) ya…

PENERIMAAN SANTRI BARU MA'HAD AL-ITTIBA' SUMPIUH TAHUN 1439-1440 H/2018-2019 M

📋 *PENGUMUMAN**PENERIMAAN SANTRI/SANTRIWATI BARU MA'HAD AL-ITTIBA' SUMPIUH BANYUMAS JATENG**//Memilih Tempat Tarbiyah Islamiyah Di Atas Manhaj Salafiyah Adalah Perkara Terpenting Dan Mendasar Untuk Mencetak Generasi Umat Islam//*🚪 *TELAH DI BUKA:*
📚 *ANGKATAN*:
*1439-1440 H / 2018-2019 M*🚠 *MA'HAD AL ITTIBA'*
📮 _Jl.Dukuh rt 04 rw 01 kebokura Sumpiuh-Banyumas-Jateng_📊 *MARHALAH*
1⃣ Tahfidz lil banin wal banat
2⃣  I'dad Lughoh
3⃣  Takhosus lughoh*SYARAT PENDAFTARAN*✅ Tahfidz,untuk usia 7 s/d 12 tahun
✅ I'dad & Takhasus, untuk Usia minimal 12 tahun maksimal 17 tahun,dan tidak menerima santri yang sudah berkeluarga.
✅ Sehat jasmani dan rohani, dengan melampirkan Surat Keterangan Sehat dari Dokter/Puskesmas.
✅ Lulus tes tertulis dan wawancara.
✅ Mengisi Surat Pernyataan dari Ma'had.
✅ Sanggup mematuhi tata tertib Ma'had diantaranya:Tidak membawa Hp,Laptop,Mp3-4,Smartphon dan sejenisnya.
✅ Membawa dan menyerahkan :
🔹 FC Kartu Keluarga, Akte Kelahi…

RIS


Radio Ittiba'us Salaf Sumpiuh