Langsung ke konten utama

TIDAK BOLEH MENGERJAKAN SHALAT WITIR SEPERTI SHALAT MAGHRIB


Asy-Syaikh Ubaid bin Abdillah al-Jabiry hafizhahullah

Pertanyaan:
Barakallahufiikum wahai Syaikh Kami, soal yang keenam: Salah seorang ikhwan kita dari Universitas Islam (Madinah) sekarang di negeri (kami) mengajar di masjid. (Alhamdulillah). Dan Imam Masjid tersebut memintanya untuk mengimami shalat tarawih, karena dirinya lebih berilmu tentang Al-Quran, dan agar manusia mengenalnya dan mengambil faedah darinya. Akan tetapi kebiasaan di masjid tersebut, mereka shalat witir setelah tarawih dengan sifat seperti shalat maghrib.

Apakah boleh baginya untuk shalat dengan sifat demikian? Mengingat kalau shalat dengan mereka dengan sifat (tata cara) yang lain terkadang menyebabkan fitnah?

Jawaban:
Yang sesuai sunnah dalam shalat witir itu dipisah. Maka shalat dua rakaat lalu salam, kemudian shalat satu rakaat lalu salam. Dan tidak boleh shalat witir seperti shalat maghrib, karena telah shahih adanya larangan akan hal itu dari Nabi shallallahu'alaiihi wasallam.

Sesungguhnya mestinya ia mengajari manusia, maka jika Imam melihat kalau mereka itu tidak menerima pendapatnya, maka ia shalat bersama mereka apa yang mudah lalu dia pulang dan shalat di rumahnya.

Adapun meninggalkan sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam karena ingin mengikuti pendapat yang syadz (ganjil) atau yang menyelisihi yang rajih, maka itu keliru. Telah shahih dari Ibnu Masud radhiallahu 'anhu dan selain beliau -yang saya ketahui- kalau mereka shalat witir seperti shalat maghrib.

Akan tetapi mereka ini mendapatkan udzur, sesungguhnya larangan shalat witir (dikerjakan) seperti shalat maghrib belum sampai kepada mereka dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan dalam banyak perkara telah dimansukh (hapus) hukumnya dalam keadaan sebagian sahabat belum mengetahui mansukhnya. Demikian. Naam.

Sumber || http://miraath.net/ar/content/fatawa/8881161

Kunjungi || http://forumsalafy.net/bolehkah-shalat-witir-seperti-shalat-maghrib/

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI

URUTAN ULAMA KIBAR DITINJAU DARI SISI UMUR/USIA (yang masih hidup di zaman sekarang) : Asy Syaikh Hasan bin Abdul Wahhab Marzuq Al Banna. [Lahir 1344 H / 1923 M. Usia 94 tahun.]Asy Syaikh Sholih Al Luhaidan. [Lahir 1350  H / 1929 M -- Usia 88 Tahun.]Asy Syaikh Robi’ Al Madkhali. [Lahir 1351 H / 1930 M -- Usia 87 Tahun.]Asy Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad. [Lahir 1353 H / 1932 M -- Usia 85 Tahun.]Asy Syaikh Sholih Al Fauzan [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]Asy Syaikh Ali bin Nashr Al Faqihi. [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]Asy Syaikh Ubaid Al Jabiri. [Lahir 1357 H / 1936 M -- Usia 81 Tahun.]
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=152013
Tambahan : Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu Asy Syaikh (Mufti Umum KSA). [Lahir 1362 H / 1941 M --Usia 76 Tahun.] _________
Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda, "Ilmu ini Dibawa oleh Orang-orang yang Adil (para Ulama’) pada Setiap Generasi. Mereka Menghilangkan Penyimpangan Makna (alQuran dan Hadits) ya…

KITAB "MARHABAN YA THALIB AL-ILMI"

🚪⛵ مرحبا يا طالب العلم
📝 العلامة الشيخ ربيع بن هادي المدخلي حفظه الله تعالى
📇 دار الميراث النبوي📖 488 halaman💳 Rp. 188.000,-📚 Kitab “Marhaban Ya Thalib al-‘Ilmi” merupakan kumpulan ceramah-ceramah dan durus asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali, seorang ‘alim besar masa ini, yang beliau sampaikan dalam berbagai kesempatan.Dalam kitab ini terkandung :
1⃣ PERTAMA : Peletakan dasar-dasar dan penjelasan kaidah-kaidah manhajiyyah  bagi seorang penuntut ilmu. Dua hal tersebut apabila diambil dari ulama kibar maka akan bermanfaat. Sebaliknya jika itu diambil dari shighar maka akan timbul bahaya.  Sementara penulis kitab ini tidak diragukan lagi adalah seorang ‘ulama kibar.2⃣ KEDUA : Di antara kelebihan kitab ini, mengandung bantahan terhadap syubhat-syubhat.3⃣ KETIGA : Kitab ini mengandung pula ADAB-ADAB PENUNTUT ILMU :
▫ Penuntut ilmu dan keikhlasan, penuntut ilmu dan bagaimana adab-nya kepada Allah
▪ Penuntut ilmu dan Sunnah, penuntut ilmu dan bagaimana ada-nya dengan pemilik Sunnah …

CIRI CIRI AD DABBAH

➖➖➖➖➖➖➖➖
Ad Dabbah (Binatang Melata Yang Muncul Pada Akhir Zaman)
➖➖➖➖➖➖➖➖
Bagian 2⃣🕸 Ciri ciri Ad Dabbah.
▫Sebagian ulama menyebutkan ciri ciri ad Dabbah tersebut, namun tidak satu pun ciri ciri yang disebutkan di topang oleh dalil baik dari ayat Al Qur an maupun dari Hadits Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam Yang shahih. Maka cukuplah bagi kita untuk mengimani apa yang telah disebutkan Allah Ta'ala dan Rasul Nya tentang ad Dabbah, tanpa perlu menetapkan ciri cirinya secara mendetail, karena perkara tersebut termasuk hal ghaib yang tidak bisa diketahui dari wahyu berupa ayat al Qur an ataupun hadits Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam yang shahih.▫Al 'allamah as Sa'dy Rohimahullah berkata dalam lanjutan tafsir ayat 82 dari surat an Naml dia atas: Allah dan Rasul Nya tidaklah menyebutkan bagaimana wujud binatang melata ini, akan tetapi beliau menyebutkan dampak dan maksud dari dikeluarkannya binatang tersebut. Bahwasannya ia adalah termasuk dari tanda tanda kekuasaan A…

RIS


Radio Ittiba'us Salaf Sumpiuh