Langsung ke konten utama

TATA TERTIB PESERTA DAURAH ASY-SYARI'AH KE-15 DI JAKARTA

Tata Tertib Peserta Daurah Asy-Syariah ke-15 di Jakarta

1. Peserta dihimbau untuk senantiasa mengikhlaskan niatnya semata-mata untuk mencari rida Allah Subhanahu wa Ta’ala.

2. Peserta diharuskan menjunjung tinggi adab-adab serta mentaati peraturan-peraturan yang ada, terutama selama berada di lokasi daurah dan sekitarnya.

3. Peserta dilarang membawa senjata, alat musik, serta barang-barang berbahaya dan terlarang lainnya.

4. Peserta dilarang merokok.

5. Peserta dilarang mengambil gambar makhluk bernyawa.

6. Peserta diharuskan memelihara dan menjaga fasilitas-fasilitas di lokasi daurah.

7. Peserta diharuskan menjaga barang-barang bawaannya masing-masing serta menempatkannya pada tempat-tempat yang telah ditentukan panitia.

8. Peserta diharuskan menjaga kebersihan di dalam maupun di luar lokasi daurah, baik sebelum acara dimulai, ketika acara berlangsung, maupun setelah acara selesai.

9. Peserta diharuskan membuang sampah dengan tertib di tempat-tempat yang telah disediakan oleh panitia.

10. Peserta dilarang berjualan di lokasi daurah dalam bentuk apapun.

11. Peserta yang hendak menginap di lokasi daurah diharuskan mendaftarkan diri kepada panitia dengan dikoordinasikan oleh amir safar masing-masing.

12. Peserta yang membawa kendaraan diharuskan memarkirkan kendaraannya dengan baik di tempat yang telah ditentukan panitia.

13. Peserta diharuskan bersabar dalam penggunaan toilet di lokasi daurah karena terbatasnya jumlahnya.

14. Panitia tidak menyediakan tempat mandi di lokasi daurah.

15. Peserta diharuskan menghemat penggunaan air dan dilarang untuk mandi di toilet di lokasi daurah.

16. Peserta dianjurkan untuk menginap di penginapan-penginapan yang terdapat di sekitar lokasi daurah.

17. Peserta dihimbau untuk mengikuti acara sesuai jadwal yang ditentukan panitia.

18. Peserta dilarang membuat gaduh dan mengganggu jalannya majelis ilmu.

19. Peserta diharuskan mematikan atau mensenyapkan ponsel atau alat-alat komunikasi lainnya ketika majelis ilmu sedang berlangsung.

20. Peserta dilarang merekam kajian; panitia akan mengunggah rekaman kajian daurah di internet sehingga dapat diunduh oleh peserta.

21. Peserta dilarang membawa anak kecil ke dalam majelis ilmu.

22. Panitia tidak menyediakan konsumsi untuk peserta.

Catatan:
Untuk peserta yang datang lebih awal dan untuk kordinasi tempat dan parkiran, silahkan menghubungi nomor berikut ini:
1. 081513978370
2. 089666554202

Tertanda,
Panitia Daurah Asy-Syariah ke-15 di Jakarta

Komentar

Artikel yang Sering Dibaca

CIRI CIRI AD DABBAH

➖➖➖➖➖➖➖➖
Ad Dabbah (Binatang Melata Yang Muncul Pada Akhir Zaman)
➖➖➖➖➖➖➖➖
Bagian 2⃣🕸 Ciri ciri Ad Dabbah.
▫Sebagian ulama menyebutkan ciri ciri ad Dabbah tersebut, namun tidak satu pun ciri ciri yang disebutkan di topang oleh dalil baik dari ayat Al Qur an maupun dari Hadits Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam Yang shahih. Maka cukuplah bagi kita untuk mengimani apa yang telah disebutkan Allah Ta'ala dan Rasul Nya tentang ad Dabbah, tanpa perlu menetapkan ciri cirinya secara mendetail, karena perkara tersebut termasuk hal ghaib yang tidak bisa diketahui dari wahyu berupa ayat al Qur an ataupun hadits Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam yang shahih.▫Al 'allamah as Sa'dy Rohimahullah berkata dalam lanjutan tafsir ayat 82 dari surat an Naml dia atas: Allah dan Rasul Nya tidaklah menyebutkan bagaimana wujud binatang melata ini, akan tetapi beliau menyebutkan dampak dan maksud dari dikeluarkannya binatang tersebut. Bahwasannya ia adalah termasuk dari tanda tanda kekuasaan A…

SHOLAT JENAZAH

FIQIH
Shalat Jenazah (2)

Para pembaca rahimakumullah, pada edisi sebelumnya telah dibahas beberapa hal yang terkait dengan shalat jenazah. Adapun pada edisi ini, akan kami sajikan tata cara shalat jenazah sesuai dengan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dengan harapan, kita bisa mengamalkannya setelah mempelajarinya.

Tata cara yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Menyusun shaf berjumlah tiga atau lebih. Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Malik bin Hubairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوْتُ فَيُصَلِّيْ عَلَيْهِ ثَلَاثَةُ صُفُوْفٍ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ، إِلَّا أَوْجَبَ -وَفِيْ رِوَايَةٍ- إِلَّا غُفِرَ لَهُ
“Tidaklah seorang muslim meninggal dunia kemudian (jenazahnya) dishalatkan oleh tiga shaf dari kaum muslimin melainkan pasti (dimasukkan surga) –dalam riwayat lain– akan diampuni dosanya.” (HR. Abu Dawud 2/63, at-Tirmidzi 19/258, dan Ibnu Majah 1/454)

Jaminan ini berlaku jika yang menyalatkan dan y…

URUTAN ULAMA' KIBAR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN INI

URUTAN ULAMA KIBAR DITINJAU DARI SISI UMUR/USIA (yang masih hidup di zaman sekarang) : Asy Syaikh Hasan bin Abdul Wahhab Marzuq Al Banna. [Lahir 1344 H / 1923 M. Usia 94 tahun.]Asy Syaikh Sholih Al Luhaidan. [Lahir 1350  H / 1929 M -- Usia 88 Tahun.]Asy Syaikh Robi’ Al Madkhali. [Lahir 1351 H / 1930 M -- Usia 87 Tahun.]Asy Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad. [Lahir 1353 H / 1932 M -- Usia 85 Tahun.]Asy Syaikh Sholih Al Fauzan [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]Asy Syaikh Ali bin Nashr Al Faqihi. [Lahir 1354 H / 1933 M -- Usia 84 Tahun.]Asy Syaikh Ubaid Al Jabiri. [Lahir 1357 H / 1936 M -- Usia 81 Tahun.]
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=152013
Tambahan : Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu Asy Syaikh (Mufti Umum KSA). [Lahir 1362 H / 1941 M --Usia 76 Tahun.] _________
Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda, "Ilmu ini Dibawa oleh Orang-orang yang Adil (para Ulama’) pada Setiap Generasi. Mereka Menghilangkan Penyimpangan Makna (alQuran dan Hadits) ya…

RIS


Radio Ittiba'us Salaf Sumpiuh