Meniti Jejak Salafus Shaleh

Post Page Advertisement [Top]

Berkata Fadhilatul Imam al-'Allamah Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah:
"Apabila kita memperhatikan ucapan para Salaf dan kita membaca keumuman kitab-kitab sunnah (aqidah), kita tidak akan mendapati pembagian semacam ini: pembagian hati dalam urusan dengan ahlul bid'ah (berupa) cinta di satu sisi dan benci di sisi yang lain. Kita tidak akan mendapati hal itu. Kita juga tidak mendapati dari para Salaf kecuali motivasi untuk membenci dan memboikot mereka (ahlul bid'ah). Bahkan telah dihikayatkan dari sejumlah imam (Ahlus Sunnah) adanya ijma' (kesepakatan) untuk membenci, memboikot, dan memutuskan hubungan dengan mereka (ahlul bid'ah).

Telah dihikayatkan hal itu dari sejumlah imam, diantaranya:
1. Al-Imam al-Baghawi _rahimahullah_, penulis kitab Syarhus Sunnah, Tafsir al-Qur'an (Tafsir al-Baghawi), dan selain keduanya berupa karya-karya tulis yang bermanfaat. Beliau adalah salah satu imam Ahlus Sunnah. Bahkan boleh jadi beliau terhitung termasuk dari kalangan mujaddidun (pembaharu agama).

2. Demikian pula al-Imam ash-Shabuni, penulis kitab Syarh 'Aqidatis Salaf Ashahabil Hadits dan selain beliau. Mereka menghikayatkan adanya ijma' (kesepakatan) untuk:
  • Membenci ahlul bid'ah
  • Memboikot mereka
  • Dan memutuskan hubungan dengan mereka. 
Ijma' ini berasal dari sahabat dan orang-orang setelah mereka.

Dan aku mengira bahwasanya seseorang tidak akan mampu untuk menjama' antara cinta dan benci. Memisahkan dan membagi dua perkara itu menjadi dua bagian: membenci sesuai kadar jatuhnya dia dalam bid'ah. Dan mencintainya sesuai dengan apa yang tersisa padanya berupa sunnah. Maka hal ini adalah pembebanan yang tidak mampu (untuk dipikul). Dan semua orang (selain Nabi Muhammad ﷺ) bisa diambil perkataannya dan bisa pula ditolak (maksud beliau, pernyataan "bencilah ahlul bid'ah sesuai dengan kebid'ahan yang dia lakukan dan cintai dia sesuai dengan sunnah yang masih tersisa padanya" adalah pernyataan yang tidak bisa diterima. Karena para Salaf tidak pernah menyatakan hal seperti ini-pent).

(Aunul Bari Bibayan Ma Tadhammanahu Syarh as-Sunnah lil Imam al-Barbahari)

Sumber:
Thuwailibul 'Ilmisy Syar'i (TwIS)
Penerjemah admin TwIS
Muraja'ah al Ustadz Kharisman hafizhahullah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon tidak menggunakan emoticon dalam menulis komentar, Barakallahu fiikum.

Bottom Ad [Post Page]

| Original Designed by Colorlib | Design Retouched by AI Project